Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Beri PT Jui Shin Dua Opsi Usai Jalan Badami-Loji Karawang Rusak

Penulis: Jefri Siahaan  •  Rabu, 16 September 2026 | 23:33:02 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan dua opsi penyelesaian kepada PT Jui Shin atas kerusakan Jalan Badami-Loji di Karawang.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyodorkan dua opsi penyelesaian kepada PT Jui Shin atas kerusakan parah ruas Jalan Badami-Loji di Kabupaten Karawang yang kerap dilintasi truk operasional perusahaan semen. Opsi pertama, perusahaan membangun jalan khusus sendiri menuju lokasi pabrik di Kabupaten Bekasi agar tidak lagi berbagi lintasan dengan jalan publik. Opsi kedua, PT Jui Shin dan Pemprov Jabar berkolaborasi membangun jalan bertaraf nasional yang dibarengi pembangunan jembatan khusus kendaraan industri dari Pemprov Jabar.

BANDUNG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menawarkan dua opsi tegas kepada manajemen PT Jui Shin dalam diskusi di Kabupaten Bekasi, Rabu, menyusul gelombang protes dan demonstrasi warga setempat pada Selasa (15/9). Opsi pertama, perusahaan membangun jalan khusus bagi truk pengangkut semen menuju lokasi perusahaan di Kabupaten Bekasi. Opsi kedua, PT Jui Shin bersama Pemprov Jabar berkolaborasi membangun jalan bertaraf nasional yang dibarengi pembangunan jembatan khusus kendaraan industri.

Dua opsi itu muncul setelah Pemprov Jabar berulang kali mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki ruas Jalan Badami-Loji. Perbaikan selalu sia-sia karena kekuatan jalan tidak mampu menahan beban truk industri yang melintas berkala.

Anggaran Ratusan Miliar Disebut Habis untuk Perbaikan Berulang

Dedi mengungkapkan bahwa Pemprov Jabar telah mengalokasikan dana besar setiap tahun untuk menambal kerusakan di ruas jalan tersebut. Menurutnya, skema perbaikan jalan publik yang terus berulang akibat lalu lintas kendaraan berat industri hanya menguras APBD Jawa Barat secara tidak efisien.

"Uang dialirkan ratusan miliar setiap tahun hanya untuk mengurusi jalan yang dilewati PT Jui Shin," ujar Dedi.

Pernyataan itu menegaskan bahwa persoalan Badami-Loji bukan sekadar kerusakan infrastruktur biasa. Ada beban anggaran daerah yang berulang setiap tahun tanpa penyelesaian permanen.

Penataan Berlaku untuk Seluruh Perusahaan Semen di Jawa Barat

Dedi memastikan langkah penataan ini tidak hanya berlaku bagi PT Jui Shin. Seluruh pelaku industri semen di wilayah Jawa Barat yang melintasi jalan provinsi akan menerima surat serupa.

"Saya akan surati seluruh perusahaan semen yang melewati jalan provinsi. Jangan bangun industri tidak disiapkan infrastrukturnya," tutur Dedi.

Kebijakan itu menyasar akar masalah: industri yang beroperasi di Jawa Barat tetapi tidak menyiapkan infrastruktur pendukung bagi armada beratnya. Pemprov Jabar menempatkan pembangunan jalan khusus atau jalan bertaraf nasional sebagai syarat, bukan pilihan sukarela.

Warga Karawang Desak Penyelesaian Permanen

Gelombang protes dan demonstrasi warga pada Selasa (15/9) menjadi pemicu diskusi antara Dedi dan manajemen PT Jui Shin. Warga menuntut perbaikan permanen atas ruas Jalan Badami-Loji yang rusak parah dan mengganggu akses sehari-hari.

Dua opsi yang ditawarkan Dedi memberi tenggat tidak langsung bagi PT Jui Shin. Perusahaan mesti memilih membangun jalan sendiri atau berbagi beban dengan Pemprov Jabar melalui jalan bertaraf nasional dan jembatan khusus kendaraan industri.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top