BPBD Cianjur Kaji Perpanjang Status Siaga Darurat Kekeringan, 47 Kebakaran Lahan Tercatat dalam 3 Bulan

Penulis: Khoirul Anwar  •  Kamis, 17 September 2026 | 17:01:01 WIB

CIANJUR — BPBD Kabupaten Cianjur membuka opsi memperpanjang status siaga darurat kekeringan setelah rapat koordinasi bersama BPBD se-Jawa Barat dan BMKG. Hingga pekan ketiga September, curah hujan di wilayah Cianjur masih rendah meski sejumlah daerah sudah diguyur hujan lokal.

Samudra Wira Purnama menyampaikan hasil pertemuan tersebut. Menurutnya, BMKG memprediksi kemarau bertahan satu bulan ke depan.

"Informasi dari BMKG kemarau akan terjadi sampai bulan Oktober, sehingga kemungkinan status siaga darurat bencana kekeringan akan diperpanjang, karena hingga pekan ketiga September curah hujan yang turun masih rendah," kata Samudra di Cianjur, Kamis.

Hujan Lokal Belum Cukup Isi Kebutuhan Air

Beberapa wilayah Cianjur sudah turun hujan, tetapi sifatnya lokal dan tidak merata. Secara keseluruhan, intensitas hujan di Jawa Barat termasuk Cianjur masih minim.

Kondisi itu membuat sebagian besar wilayah Cianjur mengalami krisis air. Pendistribusian air bersih ke kecamatan terdampak terus berjalan setiap hari.

BPBD Cianjur berkolaborasi dengan Perumdam Cianjur, Polres Cianjur, dan PMI Cianjur untuk menyalurkan air bersih. Masing-masing lembaga mendistribusikan bantuan air setiap hari ke titik-titik yang membutuhkan.

Kapan Status Siaga Darurat Diputuskan?

Perpanjangan status belum final. BPBD Cianjur masih menunggu informasi lanjutan dari BMKG sebelum mengambil keputusan resmi.

Koordinasi dan komunikasi dengan BMKG soal situasi cuaca terus dijalin. Harapannya, hujan segera turun dengan intensitas memadai sehingga krisis air bisa berakhir.

47 Kebakaran Lahan dalam Tiga Bulan

Selain kekeringan, BPBD Cianjur mencatat 47 kejadian kebakaran lahan selama tiga bulan terakhir. Angka itu tersebar dari wilayah utara hingga selatan kabupaten.

Samudra meminta masyarakat tidak membakar sampah dan tidak membuang puntung rokok sembarangan. Pengguna jalan juga diminta ikut mengantisipasi kebakaran lahan dan hutan.

"Kami meminta masyarakat termasuk pengguna jalan dapat mengantisipasi terjadinya kebakaran lahan dan hutan dengan tidak membakar sampah dan membuang puntung rokok sembarangan," katanya.

BPBD Cianjur akan terus memantau perkembangan cuaca bersama BMKG. Keputusan perpanjangan status siaga darurat kekeringan dijadwalkan menyusul setelah data terbaru diterima.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: jabar.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top