CIREBON — Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Cirebon bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Cirebon terus mematangkan persiapan kontingen menuju Porprov Jawa Barat 2026. Koordinasi keduanya dilakukan untuk memetakan kebutuhan setiap cabang olahraga yang akan berlaga pada 7-22 November 2026.
Kepala Dispora Kota Cirebon Andi Wibowo menyatakan bahwa pembahasan kebutuhan tidak dilakukan secara umum, tetapi disesuaikan dengan masing-masing cabang olahraga. Menurutnya, kebutuhan persiapan setiap cabang dapat diketahui dan ditindaklanjuti dengan cara tersebut.
Pemerintah Kota Cirebon menyiapkan anggaran Rp 7 miliar melalui APBD Perubahan untuk mendukung kontingen. Penganggaran melalui APBD Perubahan itu waktunya berdekatan dengan pelaksanaan Porprov.
Andi menyebut kondisi tersebut tidak hanya dialami Kota Cirebon. Ia mengatakan pemerintah kabupaten dan kota di Jawa Barat menyesuaikan pembiayaan kegiatan dengan kemampuan fiskal masing-masing daerah.
"Tidak hanya Kota Cirebon saja, di seluruh kota/kabupaten di Jawa Barat juga sama pola pembiayaannya dan disesuaikan dengan kondisi fiskal setiap daerah," katanya.
Dengan waktu pelaksanaan Porprov yang tinggal sekitar dua bulan, Andi tetap optimistis seluruh rangkaian persiapan kontingen Kota Cirebon dapat berjalan sesuai rencana. Ia memperkirakan realisasi anggaran dari APBD Perubahan dapat dilakukan pada akhir Oktober 2026, atau menjelang pelaksanaan Porprov Jabar 2026.
"Nanti lihat proses APBD perubahan, diprediksi akhir Oktober 2026," kata Andi.
Komunikasi antara Dispora dan KONI terus berlangsung menjelang pelaksanaan Porprov. Pemerintah daerah berharap persiapan yang dilakukan dapat mendukung pencapaian kontingen Kota Cirebon.
"Kami berharap bisa memperoleh hasil yang lebih maksimal dibanding sebelumnya," ujar Andi.
Porprov Jabar 2026 akan digelar pada 7-22 November 2026. Kota Cirebon menyiapkan kontingennya dengan pembiayaan yang menyesuaikan kemampuan fiskal daerah, serupa dengan kabupaten dan kota lain di Jawa Barat.