Kemdiktisaintek Luncurkan Platform SatuBeasiswa, 71 Program dan Rp 16,37 Triliun Dana Tersaji dalam Satu Situs

Penulis: Redaksi  •  Senin, 21 September 2026 | 18:41:02 WIB
Kemdiktisaintek resmi meluncurkan platform SatuBeasiswa Indonesia sebagai wadah terpusat informasi beasiswa.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan platform SatuBeasiswa Indonesia, sebuah wadah pencarian informasi beasiswa yang menyatukan program dari berbagai penyelenggara. Platform ini menampilkan 71 program beasiswa aktif dengan total dana sekitar Rp 16,37 triliun, mencakup lebih dari 465 jenis beasiswa dari berbagai sumber pendanaan.

JAKARTA — Kemdiktisaintek meluncurkan SatuBeasiswa Indonesia, platform pencarian informasi beasiswa yang menyatukan program dari berbagai mitra dalam satu situs. Peluncuran ini menjawab keluhan lama soal informasi beasiswa yang tersebar di banyak kanal berbeda.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan tujuan platform ini agar informasi beasiswa dari seluruh mitra bisa dijangkau calon penerima di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil.

"Informasi beasiswa dari seluruh mitra kita satukan dalam satu wadah," kata Brian Yuliarto.

Apa Saja yang Tersedia di SatuBeasiswa Indonesia?

Platform ini dapat diakses melalui situs https://satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa. Siapa pun bisa menggunakannya, mulai dari calon mahasiswa, mahasiswa aktif, alumni, hingga masyarakat umum.

Fitur utamanya adalah database terpusat yang dilengkapi mesin pencarian peluang bantuan pendidikan. Pengguna tidak perlu lagi membuka banyak situs untuk membandingkan program beasiswa.

Data per 15 September 2026 mencatat 71 program beasiswa aktif dengan total 465 jenis beasiswa dari berbagai penyelenggara. Dana yang tersedia mencapai sekitar Rp 16,37 triliun.

Lebih dari 853.000 Penerima Manfaat dari Kuota 1,22 Juta

Dari total kuota sekitar 1,22 juta, sebanyak lebih dari 853.000 orang telah tercatat sebagai penerima manfaat. Angka ini menunjukkan sebagian besar kuota sudah terserap.

Sumber pendanaan beasiswa yang terdaftar didominasi organisasi filantropi dengan 340 jenis. Pemerintah daerah menyumbang 54 jenis, disusul pemerintah pusat dan perusahaan/korporasi masing-masing 27 jenis.

Perguruan tinggi melengkapi daftar dengan 17 jenis beasiswa. Keberagaman penyelenggara ini memperluas pilihan bagi pencari beasiswa dari berbagai latar belakang.

Mengapa Satu Platform Penting bagi Daerah Terpencil?

Selama ini informasi beasiswa tersebar di kanal masing-masing penyelenggara. Calon penerima di daerah terpencil kerap kesulitan mengakses informasi yang tersedia.

Dengan satu wadah, Kemdiktisaintek berharap jangkauan informasi beasiswa lebih merata. Masyarakat tidak perlu lagi bergantung pada informasi mulut ke mulut atau pengumuman kampus.

Platform ini bersifat sebagai alat pencarian informasi, bukan satu program beasiswa tunggal. Pengguna tetap harus mendaftar ke masing-masing program yang ditemukan melalui situs tersebut.

Informasi lebih lanjut dapat diakses langsung melalui https://satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa.

Data Platform SatuBeasiswa Indonesia (per 15 September 2026)

Program aktif71 program beasiswa
Total jenis beasiswa465 jenis
Total dana±Rp16,37 triliun
Penerima manfaat853.000+ dari ±1,22 juta kuota

Akses di satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa. Sumber pendanaan: filantropi (340 jenis), pemda (54), pemerintah pusat (27), perusahaan (27), dan perguruan tinggi (17).

Reporter: Redaksi
Back to top