Pemkot Sukabumi Raih 5 Penghargaan Tingkat Jawa Barat hingga Nasional, dari Kependudukan sampai Stunting

Penulis: Jefri Siahaan  •  Selasa, 22 September 2026 | 07:01:31 WIB
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menerima penghargaan tingkat Jawa Barat hingga nasional di bidang kependudukan dan stunting.

SUKABUMI — Lima penghargaan itu mencakup Juara II Rumah Data Kependudukan Tingkat Jawa Barat, Juara III Penanggung Jawab Proyek Kerjasama (PJPK) Berkualitas tingkat nasional dengan sistematika pengendalian kependudukan, serta Juara I PJPK Berkualitas Tingkat Jawa Barat yang membuat Pemkot Sukabumi diutus ke tingkat nasional.

Dua capaian lain datang dari bidang keluarga berencana dan stunting. Pemkot Sukabumi meraih Juara I untuk jumlah kelompok Keluarga Berencana yang melaksanakan penanganan terpadu dampak kependudukan 100 persen, sekaligus terkendalinya total fertility rate di angka 2,1.

Angka Kelahiran Sukabumi di Bawah Ambang Ideal Nasional

Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) dari hasil Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) menempatkan angka Total Fertility Rate (TFR) nasional di 2,13, mendekati angka ideal 2,1. Jawa Barat justru berada di bawah ambang batas itu, yakni 2,05.

Posisi tersebut membuat pengendalian angka kelahiran di wilayah Sukabumi dan sekitarnya dinilai berjalan sesuai target. Pemkot Sukabumi sendiri mencatat TFR di angka 2,1 berdasarkan penilaian yang sama.

Gerakan Orang Tua Asuh Libatkan Alfamart dan Akademisi

Untuk penanganan stunting, Pemkot Sukabumi meraih Juara I Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) se-Jawa Barat. Program ini melibatkan sektor swasta, akademisi, dan minimarket Alfamart melalui edukasi serta bantuan material di wilayah kerja masing-masing.

Satu penghargaan lain, Juara Harapan II Kampung Berkualitas tingkat Jawa Barat, diperoleh lewat perbaikan perilaku masyarakat dalam mencegah stunting.

Respons Wali Kota Ayep Zaki

Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menyebut penghargaan sebagai penilaian dari pihak luar terhadap kerja seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemkot Sukabumi.

"Alhamdulillah, penghargaan adalah apresiasi yang diberikan pihak luar kepada Pemkot Sukabumi. Ini sesungguhnya juga menunjukkan apa yang dilakukan seluruh aparatur sipil di lingkungan Pemkot Sukabumi sudah bekerja dengan baik. Rencana strategis membangun Kota Sukabumi sudah berjalan di rel yang benar. Selebihnya tinggal kita tingkatkan saja," ungkap Ayep Zaki dalam keterangannya, Senin (21/9/2026).

Ia menambahkan bahwa capaian tersebut belum menjadi titik akhir. Menurutnya, penghargaan hanya salah satu patokan untuk menilai apakah kinerja pemerintah daerah sudah berjalan baik atau belum.

"Kota Sukabumi hari ini jelas sudah jauh berbeda. Bersama seluruh aparatus sipil di lingkungan pemerintah Kota Sukabumi tidak bosan untuk berbenah diri dalam melayani masyarakat dalam segala hal. Prestasi dan penghargaan adalah sebuah ukuran yang bisa menjadi patokan kinerja itu baik atau tidak. Semoga ke depan kami bisa lebih memberikan kinerja yang lebih baik lagi untuk kesejahteraan wargi Kota Sukabumi," pungkas Ayep Zaki.

Yang Perlu Diketahui Warga

  • Rumah Data Kependudukan Kota Sukabumi meraih Juara II tingkat Jawa Barat.
  • PJPK Berkualitas tingkat nasional: Juara III, sementara tingkat Jawa Barat: Juara I.
  • Kelompok KB dengan penanganan terpadu dampak kependudukan: Juara I, TFR terkendali di 2,1.
  • GENTING se-Jawa Barat: Juara I, melibatkan swasta, akademisi, dan Alfamart.
  • Kampung Berkualitas tingkat Jawa Barat: Juara Harapan II.

Deretan penghargaan itu menjadi modal Pemkot Sukabumi untuk melanjutkan program kependudukan dan pencegahan stunting pada periode berikutnya. Ayep Zaki menegaskan pihaknya akan terus memperbaiki layanan agar kesejahteraan warga Kota Sukabumi meningkat.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: sukabumiupdate.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top