PANGANDARAN — Keterbatasan pos pemadam kebakaran di Kabupaten Pangandaran kembali disorot warga. Empat kecamatan yang jauh dari pos induk dinilai rentan mengalami keterlambatan penanganan saat kebakaran terjadi.
Warga Padaherang, Asep Hendar (39), menyebut jarak menuju pos damkar terdekat cukup jauh dari permukiman di wilayahnya. Menurut dia, kecepatan kedatangan petugas sangat menentukan agar api tidak meluas ke bangunan lain.
"Kalau terjadi kebakaran di wilayah Padaherang, kami khawatir penanganannya terlambat karena jarak pos damkar cukup jauh. Bahkan beberapa kali harus meminta bantuan dari Banjarsari, Ciamis," ujarnya.
Pos Damkar Kabupaten Pangandaran saat ini baru berdiri di Kecamatan Parigi dan Kecamatan Pangandaran. Cakupan wilayah kabupaten yang luas dengan jarak antarkecamatan relatif jauh membuat dua pos itu dinilai belum ideal.
Masyarakat meminta pembangunan pos baru diprioritaskan di Padaherang, Mangunjaya, Cimerak, dan Langkaplancar. Keempat wilayah itu dianggap strategis untuk memangkas waktu tanggap petugas.
Penambahan pos di sejumlah titik diharapkan mengurangi potensi kerugian akibat kebakaran yang lebih besar. Selama ini, warga di perbatasan kerap mengandalkan bantuan armada dari daerah tetangga.
Warga berharap pemerintah daerah tidak menunggu terjadinya kebakaran besar untuk menambah unit dan armada damkar. Permintaan itu muncul karena kejadian kebakaran di wilayah timur Pangandaran disebut beberapa kali nyaris sulit dijangkau.
"Kami sangat berharap pos damkar bisa dibangun di Padaherang. Jadi kalau ada musibah, petugas bisa tiba lebih cepat sebelum api menjalar ke mana-mana," ungkap seorang warga.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Pangandaran, Ade, membenarkan bahwa tambahan pos damkar memang dibutuhkan. Pernyataan itu menegaskan bahwa usulan warga sejalan dengan kebutuhan layanan di lapangan.
Belum ada keterangan resmi soal jadwal pembangunan maupun anggaran yang disiapkan untuk pos damkar baru. Warga berharap usulan empat kecamatan prioritas itu masuk pembahasan anggaran daerah berikutnya.
Penambahan pos dinilai menjadi salah satu cara mempercepat respons kebakaran di kabupaten yang wilayahnya membentang dari pesisir hingga perbukitan. Tanpa pos terdekat, waktu tempuh armada dari Parigi atau Pangandaran tetap menjadi kendala utama.