Vivo X500 Pro Max Meluncur di China, Sinyal Masuk Indonesia Menguat

Penulis: Luthfi Hakim  •  Rabu, 23 September 2026 | 14:45:31 WIB
Vivo X500 Pro Max resmi diperkenalkan di Shanghai, China, dengan kamera telefoto 200 MP dan baterai 7.800 mAh.

JAWA BARAT — Vivo X500 Pro Max resmi diperkenalkan di Shanghai, China, sebagai model tertinggi keluarga X500 dengan kamera telefoto 200 MP dan baterai 7.800 mAh. Dua model dalam seri ini, X500 dan X500 Pro Max, sudah mengantongi sertifikat Postel Komdigi serta nilai TKDN 40,33% untuk varian Pro Max. Sertifikasi tersebut memperkuat indikasi bahwa Vivo menyiapkan peluncuran resmi di pasar Indonesia dalam waktu dekat.

Vivo Indonesia belum mau membeberkan jadwal pasti kehadiran X500 Series di Tanah Air. Arga Simanjuntak, Public Relation Director Vivo Indonesia, meminta pengguna menunggu pengumuman resmi dari perusahaan.

"X500 pasti jadi salah satu produk yang menarik untuk dinantikan. Untuk kapan waktunya, bisa bersabar karena akan kita sampaikan pada waktu yang tepat," ujar Arga kepada detikINET di Shanghai, China.

Meski jadwalnya masih rahasia, jejak administratif kedua perangkat sudah terekam di basis data regulator. Dua nomor model berbeda tercatat mengantongi izin peredaran perangkat telekomunikasi.

Jejak Sertifikasi di Komdigi

Vivo X500 dengan nomor model V2619 mendapatkan sertifikat Postel Komdigi nomor 124446/DJID/2026 pada 22 Juli 2026. Adapun X500 Pro Max bernomor model V2610 meraih sertifikat Postel nomor 126049/DJID/2026 pada 2 September 2026.

Varian Pro Max juga terpantau sudah memenuhi kewajiban TKDN dengan capaian 40,33%. Angka itu menjadi salah satu syarat administratif sebelum ponsel 5G boleh dijual bebas di Indonesia.

Lolosnya TKDN dan Postel tidak otomatis berarti Vivo langsung membuka penjualan. Vivo Indonesia masih menahan informasi soal varian, harga, dan tanggal peluncuran resmi.

Spesifikasi Vivo X500 Pro Max

X500 Pro Max tampil sebagai varian paling bergengsi dalam peluncuran X500 Series di Shanghai, China, 21 September 2026. Dapur pacunya mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro, dipadukan RAM hingga 16 GB dan penyimpanan internal sampai 1 TB.

Layar depan memakai panel 2K ZEISS Master Color Display berukuran 6,85 inci dengan resolusi 1.440 x 3.168 piksel. Panel ini mendukung refresh rate hingga 144 Hz, kecerahan puncak 4.400 nits, dan perlindungan Armor Glass.

Sektor fotografi menjadi nilai jual utama. Vivo menanam kamera utama 50 MP ZEISS TrueDynamic berbasis sensor Sony LYTIA L910 berukuran 1/1,28 inci, aperture f/1.57, dan gimbal-grade OIS.

Kamera tersebut ditemani telefoto ZEISS APO 200 MP serta ultrawide 50 MP. Untuk selfie, tersedia kamera ZEISS Wide-Angle 50 MP dengan bidang pandang 92 derajat.

Kemampuan perekaman video mencakup 17 EV TrueDynamic Log Video, 4K Dolby Vision Portrait Video, 4K Dual-View Video, dan 4K Cinematic Color Video.

Baterainya berkapasitas 7.800 mAh dengan pengisian cepat 90W FlashCharge dan 40W Wireless FlashCharge. Bobot perangkat berkisar 225-229 gram, bergantung pada pilihan warna.

Ponsel ini mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69, menjalankan OriginOS 7, serta menyediakan Wi-Fi 6, Bluetooth 6.0, USB 3.2, dan NFC.

Vivo X500 Reguler Ikut Terdaftar

Bukan hanya varian Pro Max yang menapaki jalur sertifikasi Indonesia. Vivo X500 reguler juga sudah melewati proses serupa di Postel Komdigi, menandakan kedua model disiapkan untuk pasar lokal.

X500 reguler membawa layar ZEISS Master Color Display 6,59 inci beresolusi 1.260 x 2.750 piksel, refresh rate hingga 144 Hz, dan kecerahan 4.000 nits. Chipset yang dipakai adalah MediaTek Dimensity 9600M, ditemani RAM 12 GB dan opsi penyimpanan hingga 1 TB.

Konfigurasi kameranya terdiri dari kamera utama ZEISS 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 828 1/1,28 inci dan OIS, telefoto ZEISS APO 64 MP, ultrawide 50 MP, serta kamera depan 50 MP. Baterainya 7.500 mAh dengan fast charging 90W dan wireless charging 40W.

Harga di China dan Prospek Pasar Lokal

Di China, Vivo X500 dibanderol mulai 5.499 yuan, sedangkan X500 Pro Max mulai 6.999 yuan. Harga dan konfigurasi yang bakal dibawa ke Indonesia masih menunggu pengumuman resmi Vivo Indonesia.

Kehadiran X500 Series bakal menambah persaingan di segmen flagship Tanah Air yang kini diisi Samsung, Oppo, Xiaomi, dan Apple. Kombinasi sertifikasi TKDN, Postel, dan strategi kamera ZEISS menjadi modal Vivo untuk bersaing di kelas premium.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top