Resep MPASI 6 Bulan Anti Sembelit: 7 Menu Praktis untuk Si Kecil

Penulis: Khoirul Anwar  •  Sabtu, 26 September 2026 | 14:37:01 WIB
Bayi usia 6 bulan dapat mulai diberi MPASI dua kali sehari untuk melatih sistem pencernaannya.

JAWA BARAT — Sembelit jadi salah satu masalah pencernaan yang sering muncul saat bayi mulai makan MPASI di usia 6 bulan. Ada 7 resep MPASI anti sembelit yang bahannya mudah didapat dan cara membuatnya tidak ribet, mulai dari puree apel hingga bubur susu biskuit kacang hijau.

Frekuensi BAB setiap bayi memang berbeda-beda. Namun menurut Johns Hopkins Medicine, sembelit umumnya terjadi bila anak BAB kurang dari tiga kali dalam seminggu. Perhatikan juga apakah Si Kecil tampak kesakitan saat mengejan.

Pada masa awal MPASI, sistem pencernaan bayi masih beradaptasi dengan makanan selain ASI. Karena itu, pemilihan bahan makanan yang tepat berperan besar untuk menjaga kelancaran pencernaannya.

Porsi dan Jadwal MPASI Bayi 6 Bulan

Bayi usia 6 bulan bisa diberi MPASI dua kali sehari, lalu bertahap menjadi tiga kali sehari. Kalau Si Kecil sudah terbiasa dengan rutinitas makan, Bunda bisa menambahkan satu sampai dua kali makanan selingan.

Untuk porsi, mulailah dari 2-3 sendok makan per porsi sebagai perkenalan. Setelah itu, tingkatkan perlahan hingga setengah mangkuk berukuran 250 ml. Tekstur awalnya berupa bubur kental yang dihaluskan (puree), lalu disesuaikan bertahap agar bayi mudah menelannya.

Serat, Kunci Lancarnya Pencernaan Bayi

Serat dalam makanan sehari-hari membantu menjaga kesehatan usus dan mencegah sembelit. Ada dua jenis serat yang sama-sama penting: serat larut dan serat tidak larut.

Merujuk CDC, serat larut membentuk gel di saluran pencernaan dan memperlambat proses cerna. Serat ini terdapat pada gandum, alpukat, apel, dan pisang. Sementara serat tidak larut tetap utuh saat melewati sistem pencernaan, dan bisa ditemukan di kacang-kacangan, tepung gandum utuh, serta biji-bijian.

1. Puree Apel

Sumber resep: buku Resep MPASI Bayi Terfavorit karya Yully Herlina, untuk 1 porsi.

Bahan: 135 gram apel yang sudah dikupas dan dipotong dadu kecil, plus 60 ml air matang.

Cara membuat: kukus apel selama 15 menit, lalu blender bersama air sampai halus. Saring dengan saringan paling halus sambil ditekan perlahan menggunakan sendok. Sajikan, boleh dicampur ASI.

2. Puree Kiwi Pir

Bahan: 100 gram pir yang dikupas dan dipotong dadu, 60 ml air matang, serta 40 gram kiwi manis yang diserut halus.

Cara membuat: kukus pir selama 15 menit, blender bersama air sampai halus, lalu saring. Campurkan kiwi yang sudah dihaluskan. Sajikan, bisa juga dicampur ASI.

3. Puree Melon Yoghurt

Sumber resep: buku 350 Resep MPASI dan Makanan Sehat untuk Anak oleh Dr Ari Istiany, M.Si dan Ayu Bulan K.D, AMG, S.KM, M.M.

Bahan: 200 gram daging melon matang, 1/2 buah pisang ambon, dan 50 ml yoghurt plain.

Cara membuat: potong melon dan pisang, lalu satukan dengan yoghurt. Proses dengan blender atau food processor sampai halus, kemudian sajikan segera.

4. Puree Bit dan Jeruk

Bahan: 100 gram bit, 100 ml air matang, 1/2 buah pisang ambon matang, dan air dari 1 buah jeruk manis.

Cara membuat: kupas dan potong bit, kukus sampai empuk, lalu blender dengan sedikit air hingga halus. Sisihkan. Blender pisang bersama air jeruk sampai halus, lalu campur dengan sari bit dan aduk rata.

5. Puree Melon Alpukat

Bahan: 150 gram melon jingga, 1 buah alpukat matang, dan 100 ml susu formula.

Cara membuat: blender daging melon sampai halus, sisihkan. Keruk daging alpukat dan lumatkan dengan punggung sendok. Campur melon, alpukat, dan susu formula hingga rata.

6. Puree Pepaya Semangka

Bahan: 150 gram semangka merah, 150 gram pepaya tanpa biji dan serat kuningnya, 50 ml air jeruk baby, serta 50 ml air matang atau susu formula.

Cara membuat: blender semangka dan pepaya sampai halus, lalu campur dengan air jeruk baby. Cairkan dengan air matang atau susu formula sesuai kekentalan yang diinginkan.

7. Bubur Susu Biskuit Kacang Hijau

Bahan: 1 sendok makan kacang hijau rebus, 200 ml susu formula, dan 4 keping biskuit.

Cara membuat: blender kacang hijau rebus bersama susu formula sampai halus. Keluarkan dari blender, tambahkan biskuit yang sudah dihancurkan, tunggu sampai biskuit menyerap cairan, lalu aduk kembali hingga rata.

Kapan Perlu ke Dokter

Segera konsultasikan ke dokter bila bayi tidak BAB lebih dari tiga hari, perutnya kembung dan keras, menolak makan, atau terlihat sangat rewel saat mengejan. Waspadai juga jika ada darah pada tinja atau berat badannya tidak naik sesuai kurva pertumbuhan.

Memberikan MPASI kaya serat sejak awal bukan cuma soal mencegah sembelit. Kebiasaan ini juga membantu Si Kecil mengenal beragam rasa dan tekstur, sekaligus membangun pola makan sehat yang bisa terbawa sampai besar.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: haibunda.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top