JAWA BARAT — Timnas Indonesia dijadwalkan menghadapi Yordania pada 13 November 2026 di Stadion Internasional Amman dalam agenda FIFA Matchday. Kepastian laga masih menggantung karena federasi kedua negara mengkaji ulang situasi keamanan Timur Tengah pasca-serangan di Bandara Internasional Riyadh.
Laga uji coba itu masuk dalam kalender FIFA Matchday periode November yang biasanya dipakai tim nasional untuk pemantapan jelang kompetisi besar. Bagi Indonesia, pertandingan ini menjadi bagian persiapan menuju putaran final Piala Asia 2027 di Arab Saudi, 7 Januari hingga 5 Februari 2027.
Serangan di Bandara Internasional Riyadh yang menewaskan 12 orang dan melukai lebih dari 300 lainnya membuat federasi kedua negara belum memberi lampu hijau. Evaluasi keamanan masih berjalan, dan keputusan final soal pelaksanaan di Amman belum diumumkan.
Indonesia tergabung di Grup F Piala Asia 2027 bersama Jepang, Qatar, dan Thailand. Menghadapi Yordania dinilai relevan karena karakter permainan tim Teluk mirip dengan gaya Qatar yang akan dihadapi di fase grup.
Yordania juga bukan lawan sembarangan. Mereka tercatat sebagai peserta putaran final Piala Dunia 2026 untuk pertama kali dalam sejarah. Pengalaman bertemu tim sekaliber itu dianggap memberi gambaran nyata soal intensitas dan taktik level internasional.
Sepanjang 2026, Yordania menjalani sembilan pertandingan dengan hasil empat imbang dan lima kalah. Tidak ada kemenangan yang mereka catat di periode tersebut.
Awal tahun, Jamal Sellami masih memimpin skuad dalam persiapan menuju putaran final Piala Dunia. Setelah penampilan di turnamen itu, federasi menunjuk Badou Zaki sebagai pelatih kepala pada Juli 2026. Pergantian kepelatihan itu membuat performa Yordania belum stabil.
Di sisi lain, Timnas Indonesia memulai 2026 dengan pergantian pelatih dari Patrick Kluivert ke John Herdman. Di bawah Herdman, Indonesia menjalani 12 pertandingan resmi antara Januari hingga Oktober 2026 dengan catatan delapan kemenangan, dua imbang, dan dua kekalahan.
Jika laga tetap berjalan, Herdman punya kesempatan menguji adaptasi pemain terhadap gaya permainan tim Teluk. Pertandingan ini juga menjadi ajang mengukur kedalaman skuad sebelum menghadapi Jepang dan Qatar di putaran final.
Namun, jika kondisi keamanan tidak memungkinkan, Indonesia perlu mencari lawan pengganti di periode FIFA Matchday yang sama. Opsi itu belum dibahas terbuka oleh federasi, dan keputusan soal Amman masih menunggu hasil evaluasi.