Pelatih Cong-Viettel Sebut Persib Tim Kuat Asia, Waspadai Celah di Lini Belakang Maung Bandung

Penulis: Khoirul Anwar  •  Rabu, 14 Oktober 2026 | 12:01:01 WIB
Pelatih The Cong-Viettel FC Velizar Popov berbicara dalam konferensi pers jelang laga melawan Persib Bandung.

BANDUNG — Pelatih The Cong-Viettel FC Velizar Popov menegaskan timnya tidak datang ke Kabupaten Bandung sekadar melengkapi jadwal. Ia menyebut Persib Bandung sebagai salah satu tim terbesar di Indonesia sekaligus kekuatan yang diperhitungkan di Asia.

Penilaian itu disampaikan Popov dalam konferensi pers jelang laga di Stadion si Jalak Harupat, Selasa (13/10/2026). Duel Matchday 2 penyisihan Grup E AFC Champions League Two 2026-2027 digelar Rabu (14/10/2026) malam.

Dua Kemenangan Tandang Persib Jadi Ukuran

Popov berkaca pada dua hasil laga tandang Persib di kompetisi Asia. Di ACL Two, Persib mengalahkan FC Seoul 1-0. Di ajang ASEAN Club Championship, Maung Bandung menekuk Port FC 3-1.

"Persib adalah tim yang sangat kuat. Dua kemenangan tandang terakhir mereka saat melawan Seoul dan Port sudah membuktikan sendiri betapa kompetitifnya Grup (E) ini dan betapa kuatnya tim Persib. Tidak hanya sebagai salah satu tim terbesar di Indonesia, tetapi juga di Asia," ujar Popov.

Catatan itu membuat pelatih asal Bulgaria tersebut menyiapkan pendekatan khusus. The Cong-Viettel tercatat enam kali menjuarai V-League 1 dan menilai skuat Persib layak diperhitungkan di level Asia.

Analisis 4 Laga Terakhir: Formasi Persib Berubah di Kompetisi Asia

Popov mengaku menganalisis empat pertandingan terakhir Persib. Dari situ ia melihat pendekatan taktik Maung Bandung berbeda antara kompetisi domestik dan internasional.

Di kompetisi internasional, Persib menerapkan formasi 3-4-3 ketika menyerang. Saat bertahan, skema berubah menjadi 5-4-1. Di pertandingan domestik, Persib cenderung memakai empat pemain di lini belakang.

"Kami telah menganalisis empat pertandingan terakhir mereka dan mencoba menerapkan taktik yang kompetitif, tetapi pada akhirnya semua ditentukan oleh performa pemain di lapangan," ucap Popov.

Celah di Barisan Pertahanan Persib

Selain soal pola permainan, Popov melihat celah yang bisa dimanfaatkan, yakni cedera sejumlah pemain Persib di barisan pertahanan.

"Dari pertandingan terakhir, saya melihat ada beberapa pemain bek tengah mereka yang cedera. Jadi kita lihat apakah kami bisa memanfaatkannya," ujar Popov.

Meski begitu, ia menegaskan tidak akan mudah mengalahkan Persib di kandang lawan. Tim berjuluk Tornado Merah itu disebutnya sudah menyiapkan perlawanan terbaik untuk tuan rumah.

"Kami tahu pertandingan besok akan sangat sulit, tetapi kami berupaya mempersiapkan diri sebaik mungkin dan akan berusaha memberikan yang terbaik," ucapnya.

Jadwal Padat Persib Dinilai Bukan Keuntungan

Popov tak menganggap jadwal padat Persib yang bertanding setiap tiga hari sebagai keuntungan bagi timnya. Menurutnya, kedalaman skuat Persib cukup untuk menghadapi beberapa kompetisi sekaligus.

Ia menilai Pelatih Persib Igor Tolic berhasil melakukan rotasi, baik di kompetisi domestik maupun Asia. Popov juga menyoroti kualitas pemain seperti Marc Klok yang sudah ia kenal sejak lama.

"Kedalaman skuat mereka sangat mengagumkan dengan banyak pemain berkualitas mahal. Beberapa pemain sudah saya kenal sejak lama seperti Marc Klok, yang tidak hanya pemain hebat tetapi juga sosok yang luar biasa. Mereka memiliki kualitas lini serang yang sangat memukau," lanjutnya.

"Secara keseluruhan, kedalaman dan kualitas pemain mereka sangat mengagumkan dan ini akan menjadi pertandingan yang berat," pungkas Popov.

Ribamar: Cong-Viettel Siap Beri Perlawanan

Striker Cong-Viettel, Lucas Ribamar Lopes dos Santos, memastikan timnya menjalani persiapan dengan baik. Ia sepakat dengan Popov bahwa Persib merupakan tim besar yang tak mudah ditundukkan.

"Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Kami tahu betapa kuatnya Persib. Ini adalah klub besar. Kami telah melakukan persiapan dengan sangat baik. Kami harus benar-benar siap. Kami akan mengerahkan kemampuan terbaik demi meraih hasil positif," ujar Ribamar.

Pemain berpaspor Brasil itu mengaku telah memelajari skema permainan Persib, termasuk perubahan formasi saat pertandingan.

"Seperti yang disampaikan pelatih, mereka bermain dengan formasi yang sudah dipelajari, yaitu 3-4-3, serta bertahan dengan 5 pemain sejajar. Namun, kami sudah bersiap dengan matang dan akan berusaha memberikan yang terbaik untuk meraih hasil bagus," pungkasnya.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: juaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top