JAKARTA — Peluncuran HUAWEI WATCH GT 7 Series menandai masuknya jam tangan pintar Huawei ke ranah dompet digital. Lewat kolaborasi dengan LinkAja, perangkat wearable ini bisa memunculkan kode QR pembayaran langsung di layar jam.
Perwakilan Huawei Indonesia menyebut lini terbaru ini disiapkan untuk menjawab kebutuhan konsumen yang menuntut integrasi teknologi secara mulus dalam keseharian. Kolaborasi dengan LinkAja jadi salah satu wujudnya.
Mekanismenya sederhana. Pengguna membuka menu LinkAja di HUAWEI WATCH GT 7 Series, memperlihatkan kode QR kepada kasir, lalu sistem memindainya lewat metode Customer Presented Mode (CPM).
Metode CPM membuat kasir yang memindai kode dari perangkat pelanggan, bukan sebaliknya. Pola ini lazim dipakai untuk transaksi QRIS di gerai ritel dengan antrean padat.
CEO LinkAja Yogi Rizkian Bahar menyebut inovasi semacam ini mampu menciptakan pengalaman finansial yang terasa jauh lebih natural.
Fitur pembayaran instan dari pergelangan tangan sudah bisa dijajal di sejumlah jaringan ritel. Gerai yang mendukung meliputi Indomaret, Alfamidi, Lawson, DAN+DAN, hingga restoran cepat saji KFC.
Kolaborasi ini juga dilengkapi mekanisme otorisasi keamanan ketat pada perangkat. Tujuannya melindungi setiap transaksi pengguna saat membayar tanpa membuka ponsel.
Peluncuran fitur ini dibarengi program insentif bagi masyarakat. LinkAja menyiapkan penawaran khusus berupa cashback menarik bagi konsumen yang langsung menjajal metode pembayaran QRIS CPM melalui jam tangan Huawei.
Cashback berlaku di merchant mitra yang berpartisipasi. Besaran dan syarat promo tidak disebutkan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.
Langkah ini mempertegas komitmen kedua perusahaan menyatukan teknologi wearable, sistem pembayaran digital, dan ekosistem perdagangan harian. Satu gerakan kecil di pergelangan tangan, urusan bayar-membayar pun selesai.