JAWA BARAT — BYD resmi meluncurkan Atto 2 terbaru di pasar China dengan harga mulai 74.800 yuan atau setara Rp 190 jutaan. SUV listrik kompak ini kini mengusung baterai 51,13 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 501 km berdasarkan standar CLTC. Seluruh lima varian diseragamkan memakai motor listrik 70 kW, turun dari versi sebelumnya yang menyediakan opsi 130 kW.
Peluncuran Atto 2 terbaru diumumkan langsung oleh BYD di China, tempat model ini dipasarkan dengan nama Yuan UP Feichi Edition. Rentang harga lengkapnya membentang dari 74.800 yuan hingga 104.800 yuan, atau sekitar Rp 190 jutaan sampai Rp 270 jutaan. Konsumen yang menukar mobil lama alias trade-in mendapat potongan tambahan 5.000 yuan atau sekitar Rp 13 jutaan.
Baterai Tiga Pilihan, Varian Tertinggi Tembus 501 Km
Atto 2 terbaru memakai Blade Battery berbahan lithium iron phosphate (LFP) produksi FinDreams Battery. Ada tiga kapasitas yang ditawarkan, dengan yang terbesar 51,13 kWh untuk jarak tempuh 501 km versi CLTC.
- Baterai 32 kWh — jarak tempuh 301 km
- Baterai 45,12 kWh — jarak tempuh 401 km
- Baterai 51,13 kWh — jarak tempuh 501 km
Pengisian cepat DC dari 30% ke 80% diklaim hanya butuh sekitar 30 menit. Seluruh varian memakai motor listrik 70 kW atau 94 hp dengan torsi 180 Nm.
Tenaga Diseragamkan, Opsi 130 kW Hilang
Perubahan paling mencolok ada di lini penggerak. Sebelumnya Yuan UP menyediakan pilihan motor 70 kW dan 130 kW, kini BYD menyeragamkan semuanya di 70 kW. Artinya, konsumen yang menginginkan versi bertenaga lebih besar tidak lagi punya opsi di generasi ini.
Dari sisi dimensi, Atto 2 terbaru tidak berubah. Panjang 4.310 mm, lebar 1.830 mm, tinggi 1.675 mm, dan wheelbase 2.620 mm. Mobil ini tetap berdiri di atas e-Platform 3.0 dengan teknologi Cell-to-Body, ditopang suspensi MacPherson strut di depan dan torsion beam di belakang.
Warna Baru dan Pelek Low-Drag untuk Varian Atas
BYD menambah dua pilihan warna anyar, yakni Energetic Yellow dan Oxygen Blue. Varian tertinggi juga mendapat pelek alloy 17 inci dengan desain low-drag yang diklaim lebih efisien secara aerodinamis.
Tuas Transmisi Pindah ke Balik Setir
Kabin menjadi area yang paling banyak disentuh. Tuas transmisi kini dipindahkan ke batang di balik lingkar kemudi, membuat ruang penyimpanan di konsol tengah lebih lega dibanding model sebelumnya.
Fitur kenyamanan yang tersedia meliputi setir palang dua, jok depan dengan pemanas dan ventilasi, panoramic glass roof dengan sunshade elektrik, ventilasi AC belakang, serta akses kunci lewat NFC smartphone.
Layar 12,8 Inci Bisa Diputar dan DiPilot C
Sistem hiburan memakai DiLink 100 dengan layar sentuh 12,8 inci yang bisa diputar, dipadukan panel instrumen digital 8,8 inci. Sistem ini mendukung pengenalan suara empat zona, jadi perintah dari penumpang depan dan belakang bisa dikenali terpisah.
Varian tertentu dibekali BYD DiPilot C untuk membantu navigasi otomatis di jalan tol dan parkir otomatis. Belum ada keterangan resmi soal kapan Atto 2 terbaru masuk ke Indonesia atau berapa harganya di pasar lokal.