BANDUNG — Kontribusi Persib Bandung terhadap koefisien Liga Indonesia mencapai 10,73 poin, terbesar di antara klub Tanah Air yang berlaga di kompetisi Asia sejak 2017. Angka itu setara 40 persen dari total 26,76 poin yang dimiliki Indonesia per 17 September 2026.
Koefisien menjadi dasar AFC menentukan berapa slot yang diberikan untuk kompetisi antarklub Asia. Kiprah Maung Bandung di AFC Champions League Two, termasuk perjalanan hingga fase gugur musim lalu, disebut menjadi penopang utama capaian itu.
Daftar Penyumbang Poin Koefisien Liga Indonesia
Selain Persib, sejumlah klub lain turut membentuk posisi Indonesia di peringkat Asia. Berikut rinciannya:
- Persib Bandung — 10,73 poin
- PSM Makassar — 4,12 poin
- Madura United — 3,63 poin
- Dewa United — 3,15 poin
- Bali United — 1,96 poin
- Persija Jakarta — 1,27 poin
- Borneo FC — 0,75 poin
Kemenangan atas FC Seoul Tambah Bobot Koefisien
Persib Bandung mengalahkan tuan rumah FC Seoul dengan skor 1-0 pada laga Grup E AFC Champions League Two 2026/27 di Stadion Piala Dunia Seoul, Rabu, 16/09/2026. Gol tunggal dicetak Julio Cesar saat pertandingan baru berjalan lima menit, hasil sontekan dari umpan sepak pojok Marc Klok.
Hasil itu membuat Persib sementara memuncaki klasemen Grup E dengan tiga poin. FC Seoul tertahan di peringkat keempat tanpa poin.
Kemenangan tersebut tidak hanya berarti secara sportif bagi Persib, tetapi juga menjadi tambahan penting bagi koefisien Liga Indonesia di sistem kompetisi antarklub AFC.
Borneo FC Wakili Indonesia di AFC Challenge League
Setelah kiprah wakil Indonesia sebelumnya, giliran Borneo FC yang membawa nama Indonesia di ajang Asia berikutnya. Borneo tergabung di Grup D AFC Challenge League 2026/2027 bersama One Taguig FC (Filipina), Tainan City FC (Taiwan), dan pemenang laga playoff antara Yangon United (Myanmar) dan Ezra FC (Laos).
Berstatus tuan rumah, seluruh pertandingan Grup D akan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada 18-24 Oktober 2026. Urutan lawan dan jadwal per pertandingan belum resmi dirilis AFC.