CIREBON — Rangkaian ziarah dimulai pukul 07.30 WIB di Blok Krapyak, Desa Gebang Kulon. Selain memanjatkan doa, jajaran perwira dan personel Yon TP 337/Sutajaya menjalankan prosesi panji kesatuan di area makam.
Kegiatan itu menyertakan sejumlah unsur masyarakat dan pemerintahan. Hadir Ketua Forum Komunikasi Warga Sutajaya Gebang (FKWSG) H Tarmadi, perwakilan Pemerintah Kecamatan Gebang, serta Ustaz Ashary yang memimpin pembacaan doa.
Siapa Pangeran Sutajaya bagi Warga Gebang
Pangeran Sutajaya dipandang sebagai tokoh sejarah yang berkaitan erat dengan identitas dan kehidupan masyarakat Gebang. Penghormatan terhadap nilai sejarah dan kearifan lokal yang melekat pada sosoknya menjadi dasar pelaksanaan ziarah.
Nama Sutajaya juga dipakai sebagai nama kesatuan Yon TP 337/Sutajaya. Keterkaitan itu yang membuat makam di Gebang Kulon menjadi lokasi pilihan untuk kegiatan jajaran satuan.
Wakil Komandan dan Perwira Turut Hadir
Wakil Komandan Yonif TP 337/Sutajaya Mayor Inf Dimas Putranto Irawan hadir bersama sejumlah perwira dan personel lainnya. Kehadiran jajaran TNI di lokasi disebut sebagai momentum mempererat hubungan antara satuan militer dan masyarakat di wilayah Kecamatan Gebang.
Seluruh rangkaian ziarah berlangsung khidmat. Tokoh masyarakat setempat dan juru kunci makam mendampingi prosesi dari awal hingga selesai.
Harapan Komandan Satuan
Komandan Yon TP 337/Sutajaya Mayor Inf Dinary Bagus Farera berharap keberadaan satuan yang dipimpinnya dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendukung kepentingan bangsa dan negara.
Ziarah ke makam Pangeran Sutajaya menjadi salah satu cara satuan teritorial menjaga kedekatan dengan warga di wilayah Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.