Pencarian

Mike Flanagan Bocorkan Rencana Carrie Season 2 Usai Ubah Ending Carrie White

Selasa, 13 Oktober 2026 • 17:07:31 WIB
Mike Flanagan Bocorkan Rencana Carrie Season 2 Usai Ubah Ending Carrie White
Showrunner Mike Flanagan mengungkap rencana musim kedua serial "Carrie" usai mengubah akhir kisah Carrie White.

JAWA BARAT — Kreator sekaligus showrunner Mike Flanagan membocorkan rencana menggarap musim kedua serial "Carrie" usai mengubah nasib tragis karakter utamanya di akhir musim pertama. Berbeda dari novel Stephen King terbitan 1974 dan film-film terdahulunya, Carrie White yang diperankan Summer H. Howell tidak tewas dalam tragedi pesta prom. Flanagan mengaku sudah menyiapkan ruang cerita agar kisah remaja itu bisa dilanjutkan jika studio memberi lampu hijau.

Perubahan takdir Carrie White itu bukan keputusan mendadak. Flanagan menyebut sejak awal ia ingin memberi penutup yang utuh untuk musim pertama, sekaligus menyisakan celah bila serial ini ternyata hanya berjalan satu musim.

Carrie White Selamat dari Tragedi Prom

Dalam versi serial ini, Carrie berhasil meloloskan diri dari Kota Chamberlain berkat bantuan Emaline yang diperankan Thalia Dudek. Ia membuka lembaran hidup baru, jauh dari ending tragis yang melekat di novel dan film sebelumnya.

Perubahan alur itu disebut Flanagan jadi salah satu alasan Stephen King antusias menyetujui adaptasi ini. King, kata Flanagan, memang membuka dunia yang lebih luas di sekitar Carrie, sesuatu yang jarang tersentuh di adaptasi lain.

Alasan Flanagan Sisakan Celah Cerita

Flanagan mengungkapkan bahwa fokus utamanya adalah menuntaskan busur cerita Carrie sampai bingkai terakhir musim pertama. Ia ingin kisah itu dilepas dengan benar, tanpa bergantung pada kemungkinan musim lanjutan.

"Kami sangat ingin fokus sampai ke bingkai terakhir musim ini, untuk mengantisipasi jika serial ini hanya berlangsung satu musim dan kami tidak pernah kembali ke dunia ini lagi," ujar Flanagan.

"Namun, saya memang memikirkan bahwa ada potensi besar untuk mengembangkannya lebih jauh, dan kami ingin menyisakan ruang untuk hal itu," lanjutnya, seperti diberitakan People pada Jumat (9/10).

Soal musim kedua, Flanagan tak menampik ketertarikannya. Ia mengaku belum pernah menggarap lanjutan seperti ini dan sengaja menanam bahan-bahan cerita agar rencana tersebut bisa terwujud.

"Dalam skenario impian, saya pikir akan sangat keren [untuk melanjutkan ceritanya]. Saya belum pernah melakukan itu. Dan kami tentu saja mencoba menyisakan bahan-bahan di sana agar hal itu bisa terwujud," tuturnya.

Prioritas Tetap Penutup yang Memuaskan

Meski membuka peluang musim kedua, Flanagan menegaskan prioritasnya tidak berubah. Ia ingin penonton mendapat penutup yang memuaskan saat layar berubah gelap, terlepas dari apakah Carrie bisa diikuti lagi atau tidak.

"Prioritas kami adalah membuatnya bisa memuaskan semaksimal mungkin saat layar menjadi gelap, tetapi juga membiarkan Carrie White pergi ke dunia luar, terlepas dari apakah kami diizinkan untuk mengikutinya lagi atau tidak. Kami pikir dia pantas mendapatkan itu," jelasnya.

Kondisi Carrie Menurut Summer H. Howell

Summer H. Howell buka suara soal kondisi karakternya di akhir musim pertama. Menurutnya, Carrie berada dalam kondisi hancur pascatragedi prom, baik secara fisik maupun mental.

"Dia terluka secara fisik, dia sangat terluka secara mental, dan terbiasa mengalami trauma emosional yang berat," kata Howell.

"Jika dia memiliki masa depan, saya berharap dia bisa kembali ke dirinya yang ceria, sosok Carrie yang ingin pergi ke sekolah dan merasakan hal-hal baru," tuturnya.

Peran Emaline dan Isu "Penulis" Tragedi

Flanagan juga membeberkan alasan menghadirkan karakter baru bernama Emaline di malam pesta prom. Kehadiran Emaline memicu spekulasi apakah Carrie satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas kehancuran tersebut.

"Dalam buku, Stephen King menunjuk ke dunia yang lebih luas di sekitar Carrie. Carrie adalah bagian dari persaudaraan wanita berbakat yang jauh lebih besar. Dia hanya tidak pernah hidup cukup lama dalam adaptasi lainnya untuk menyadari hal itu," paparnya.

Menurut Flanagan, Emaline penting agar penonton tidak memandang Carrie semata-mata sebagai monster kejam. Ia meyakini tragedi besar di dunia punya banyak "penulis", dan itu yang ingin diselami serial ini.

"Salah satu hal yang mulai saya yakini adalah bahwa sebagian besar tragedi di dunia ini memiliki banyak 'penulis', dan itu sesuatu yang ingin diselami serial ini," ia menegaskan.

Adaptasi "Carrie" versi Flanagan menambah panjang daftar karya Stephen King yang digarap ulang untuk layar kaca. Keputusan menahan kematian Carrie di musim pertama jadi taruhan kreatif yang kini menunggu respons pasar dan lampu hijau studio.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks