Beras Super Premium IMAM BIMA Siap Luncur di Jawa Barat, Harga Diklaim Lebih Terjangkau dari Kompetitor

Penulis: Luthfi Hakim  •  Jumat, 29 Mei 2026 | 12:40:01 WIB
Beras super premium IMAM BIMA siap diluncurkan di Jawa Barat dengan harga lebih terjangkau.

BANDUNG — Beras super premium dengan merek IMAM BIMA akan segera memasuki pasar Jawa Barat. Produk ini dibawa oleh perusahaan yang dipimpin Khairul Imam dengan target menyasar konsumen yang menginginkan kualitas tinggi namun dengan harga lebih kompetitif.

Selama ini, beras super premium identik dengan harga mahal. Padahal, jenis ini punya keunggulan tekstur pulen, aroma wangi alami, dan kebersihan yang lebih terjamin. IMAM BIMA mencoba mendobrak persepsi itu dengan strategi harga yang disebut lebih terjangkau.

Strategi Efisiensi Tekan Harga Jual

Khairul Imam, Owner IMAM BIMA, mengatakan pihaknya menerapkan efisiensi operasional dan distribusi untuk menekan biaya produksi. Dengan begitu, kualitas premium bisa dipertahankan tanpa harus membebani konsumen.

"Kami percaya bahwa setiap keluarga, tanpa terkecuali, berhak mengonsumsi beras dengan kualitas terbaik. IMAM BIMA hadir sebagai solusi di tengah fluktuasi harga pangan dengan menghadirkan kualitas super premium namun tetap terjangkau," ujar Khairul Imam dalam keterangannya, Selasa (11/3/2025).

Target Pasar Jawa Barat yang Dinamis

Jawa Barat dipilih sebagai pasar perdana karena konsumsinya yang tinggi terhadap beras premium. Data menunjukkan kebutuhan beras di provinsi ini terus meningkat seiring pertumbuhan jumlah penduduk. IMAM BIMA optimistis bisa menjadi alternatif utama bagi konsumen yang selama ini kesulitan mendapatkan beras super premium dengan harga wajar.

Peluncuran produk ini dijadwalkan dalam waktu dekat. Perusahaan belum merinci daftar ritel atau kanal distribusi yang akan digunakan, namun memastikan produk akan tersedia di sejumlah titik penjualan strategis di Bandung dan sekitarnya.

Persaingan Pasar Beras Premium Kian Ketat

Masuknya IMAM BIMA menambah panjang daftar pemain di segmen beras super premium. Selama ini, merek-merek besar mendominasi dengan harga yang relatif tinggi. Kehadiran pendatang baru dengan klaim harga lebih murah berpotensi memicu perang harga dan menguntungkan konsumen.

Belum ada pernyataan resmi dari asosiasi penggilingan padi atau pedagang beras di Jawa Barat mengenai produk baru ini. Namun, pengamat pasar tradisional menilai inovasi harga seperti ini bisa menjadi angin segar bagi rumah tangga yang ingin beralih ke beras berkualitas tanpa menguras kantong.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: jurnalpost.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top