Bupati Bogor Rudy Susmanto Ajak Pegiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi untuk Kabupaten Bersih dan Berkelanjutan

Penulis: Khoirul Anwar  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:51:54 WIB
Bupati Bogor Rudy Susmanto berdiskusi dengan pegiat lingkungan di Pendopo Bupati.

BOGOR — Bupati Bogor Rudy Susmanto duduk bersama puluhan pegiat lingkungan dari Forum Kampung Ramah Lingkungan di Pendopo Bupati, belum lama ini. Agenda diskusi itu bukan sekadar seremoni, melainkan upaya menyatukan visi antara pemerintah daerah dan komunitas yang selama ini bergerak di tingkat RT/RW.

Dari Kampung ke Pendopo: Menyatukan Gerakan Lingkungan

Forum Kampung Ramah Lingkungan sendiri merupakan wadah bagi warga yang aktif mengelola sampah, menghijaukan lingkungan, dan menjaga sumber air di permukiman. Selama ini mereka bergerak secara mandiri, kadang tanpa dukungan anggaran atau kebijakan dari atas.

Rudy menyebut kolaborasi ini penting agar program pemkab tidak tumpang tindih dengan inisiatif warga. “Kami ingin program lingkungan Pemkab Bogor benar-benar menyentuh kebutuhan di lapangan. Forum ini adalah mitra strategis,” ujarnya dalam diskusi tersebut.

Apa yang Dibahas dalam Pertemuan Itu?

Diskusi berlangsung santai namun terarah. Para pegiat menyampaikan langsung kendala yang mereka hadapi, mulai dari minimnya tempat pengolahan sampah skala kampung hingga sulitnya akses bibit pohon produktif. Rudy mencatat satu per satu masukan itu.

Ia berjanji akan menindaklanjuti usulan tersebut melalui dinas terkait. “Tidak semua bisa selesai dalam sebulan, tapi kami mulai dari yang paling mendesak. Yang penting ada komunikasi berkelanjutan,” kata Rudy.

Langkah Selanjutnya: Eksekusi di Lapangan

Pertemuan ini disebut sebagai titik awal. Ke depan, Pemkab Bogor berencana menggelar forum serupa secara berkala, setidaknya tiga bulan sekali. Tujuannya, memastikan program lingkungan tidak hanya berhenti di atas kertas.

Para pegiat pun menyambut positif. Mereka berharap kolaborasi ini tidak sekadar wacana, tetapi benar-benar diwujudkan dalam bentuk anggaran dan pendampingan teknis. Seorang perwakilan forum menyebut, “Kami butuh dukungan konkret, bukan hanya ajakan seremonial.”

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top