Berusia 127 Tahun, Desa Sukakerta di Cilamaya Wetan Karawang Simpan Jejak Sejarah dari Nama Lobang Buaya

Penulis: Mardian Syah  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:13:01 WIB
Desa Sukakerta di Karawang menyimpan sejarah panjang sejak berdiri 127 tahun lalu.

KARAWANG — Di balik hiruk-pikuk pembangunan pedesaan di Karawang, terdapat kisah historis sebuah desa yang usianya kini telah mencapai 127 tahun. Desa Sukakerta, yang secara administratif masuk ke dalam wilayah Kecamatan Cilamaya Wetan, ternyata menyimpan narasi panjang tentang asal-usul dan perubahan identitas.

Menurut Sekretaris Desa Sukakerta, Kartaman, pendiri desa ini adalah seorang tokoh bernama Mur alias Warni. Sosok Warni disebut sebagai inisiator pembentukan cikal bakal pemerintahan desa pada akhir abad ke-19.

Dari Lobang Buaya Menjadi Sukakerta

Yang menarik, desa ini tidak langsung bernama Sukakerta. "Awalnya desa ini bernama Lobang Buaya," ungkap Kartaman beberapa waktu lalu. Nama tersebut kemudian berubah pada 1916, ketika pemerintah kolonial Belanda memberikan semacam penghargaan kepada desa ini.

"Namun pada tahun 1916, pemerintah kolonial Belanda memberikan penghargaan kepada desa ini, lalu nama desa berubah menjadi Sukakerta," timpalnya. Perubahan nama itu menjadi penanda transformasi desa dari kampung sederhana menjadi desa yang diakui kemajuannya oleh pihak kolonial saat itu.

Nama Sukakerta sendiri berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda: 'suka' yang berarti senang atau bahagia, dan 'kerta' yang berarti makmur atau sejahtera. Secara harfiah, nama itu menggambarkan harapan akan kehidupan masyarakat desa yang tenteram dan berkembang.

Pemekaran Wilayah pada 1980

Desa Sukakerta juga mencatat peristiwa penting dalam sejarah administratifnya. Pada tahun 1980, desa ini mengalami pemekaran wilayah. Dari satu desa induk, terbentuk dua desa baru.

Desa Sukakerta tetap bertahan sebagai desa induk di Kecamatan Cilamaya Wetan. Sementara itu, desa hasil pemekaran bernama Desa Sukajaya masuk ke dalam wilayah Kecamatan Cilamaya Kulon.

Warisan Sejarah untuk Generasi Muda

Kini, meski terus bergerak mengikuti laju pembangunan, Desa Sukakerta tetap menjunjung nilai-nilai sejarah dan kearifan lokal yang menjadi fondasi sejak zaman para pendirinya. Jejak sejarah yang masih tersimpan itu menjadi bagian penting dari identitas desa.

Bagi warga setempat, kisah perjalanan desa ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk tetap mencintai dan menjaga warisan leluhur. Dari nama Lobang Buaya hingga menjadi Sukakerta, perjalanan desa ini adalah cermin dinamika sebuah komunitas yang bertahan lebih dari satu abad.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: radarkarawang.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top