JAWA BARAT — Kecelakaan beruntun melibatkan tiga kendaraan di jalur utama Jalan Lingkar Ketiga Chengdu, Distrik Jinniu. Berdasarkan laporan media lokal Carnewschina, mobil BYD Qin Plus DM-i berwarna putih itu terbakar tak lama setelah ditabrak dari belakang. Api mulai menyala dari bagian belakang kendaraan, lalu merambat cepat ke seluruh bodi hingga menyisakan kerangka.
Pemilik mobil, He, menyatakan airbag depan dan samping mengembang sesuai fungsi saat kecelakaan terjadi. Namun, pintu kendaraan tidak bisa dibuka setelah tabrakan. He dan seorang penumpang di kursi depan terpaksa keluar melalui jendela beberapa saat sebelum api menyebar ke seluruh kabin. Keduanya sempat kehilangan kesadaran pasca-tabrakan, namun berhasil menyelamatkan diri tanpa luka fatal.
Departemen Kepolisian Lalu Lintas Distrik Jinniu masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab kebakaran. Hingga kini, otoritas setempat belum merilis informasi apakah api dipicu sistem baterai, bahan bakar, atau komponen kendaraan lainnya. Video kecelakaan ini telah tersebar luas di media sosial Weibo, memicu diskusi publik soal keamanan kendaraan plug-in hybrid.
Pabrikan BYD belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden kebakaran Qin Plus DM-i tersebut. Kendaraan yang teridentifikasi melalui wawancara pemilik dan bukti visual di lokasi kejadian kini hangus total. Kronologi yang sudah dikonfirmasi: sedan itu terlibat tabrakan beruntun, penumpang keluar lewat jendela setelah airbag aktif, dan mobil kemudian terbakar.
Kasus kebakaran mobil listrik dan hybrid kerap menjadi sorotan, terutama soal keamanan baterai saat benturan. Meski demikian, investigasi resmi masih berlangsung dan belum ada kesimpulan apakah insiden ini terkait sistem kelistrikan kendaraan. Publik kini menanti hasil investigasi polisi Chengdu untuk mengungkap titik awal api serta potensi risiko teknis pada model BYD Qin Plus DM-i.