Exotic Mizon Mulai Rp6 Jutaan, Alesa Duo Rp12,9 Juta: Deretan Motor Listrik Subsidi 2026

Penulis: Jefri Siahaan  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 11:45:01 WIB

JAWA BARATProgram subsidi motor listrik yang kembali digulirkan pemerintah pada 2026 memberikan insentif Rp7 juta per unit, dengan syarat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) minimal 40 persen. Dampaknya langsung terasa di harga jual: beberapa model kini dibanderol mulai Rp6 jutaan, membuat kendaraan listrik semakin kompetitif dibandingkan motor bensin.

Exotic Mizon: Motor Listrik Termurah Rp6 Jutaan untuk Pelajar

Exotic Mizon menjadi model dengan harga paling rendah setelah subsidi. Motor ini dibanderol sekitar Rp6 jutaan, mengusung desain kompak dan modern yang menyasar pelajar, mahasiswa, serta pekerja muda.

Dari sisi teknis, Mizon mampu menempuh jarak hingga 60 km dalam sekali pengisian daya dengan kecepatan maksimum 75 km/jam. Fitur keselamatan mencakup keyless dan alarm, menambah nilai praktis untuk penggunaan harian di perkotaan.

Greentech Scoot Verla: Jarak Tempuh 100 km, Muatan Hingga 175 kg

Bagi yang butuh jangkauan lebih panjang, Greentech Scoot Verla hadir dengan kemampuan jelajah 100 km per pengisian baterai. Kecepatan maksimumnya 65 km/jam, namun motor ini unggul di kapasitas angkut mencapai 175 kg – cocok untuk membawa barang atau boncengan.

Rem cakram depan dan belakang menjadi andalan keselamatan. Pabrikan juga memberikan garansi baterai selama 15 bulan sebagai jaminan tambahan bagi konsumen.

Alesa Duo: Pengisian Cepat 30 Menit dan Koneksi Smartphone

Di rentang harga Rp12,9 juta setelah subsidi, Alesa Duo menawarkan teknologi baterai lithium-ion dengan pengisian cepat yang diklaim hanya 30 menit hingga penuh. Motor ini juga dapat dipantau dan dikontrol melalui aplikasi smartphone, memberikan kemudahan digital bagi pengguna.

Keunggulan tersebut membuat Alesa Duo cocok untuk pengguna yang menginginkan efisiensi waktu dan fitur modern.

Polytron Fox R: Performa Setara 150 cc dengan Skema Sewa Baterai

Polytron Fox R menyasar segmen menengah dengan motor listrik bertenaga 3.000 watt dan baterai 3,7 kWh. Jarak tempuhnya mencapai 130 km per pengisian, dan performanya disebut setara dengan motor matik 150 cc – ideal untuk mobilitas harian yang membutuhkan tenaga lebih besar.

Untuk menekan harga beli, Polytron menawarkan skema sewa baterai. Dengan begitu, konsumen tetap bisa menikmati spesifikasi tinggi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam di awal.

Secara operasional, motor listrik memang lebih hemat biaya berkat konsumsi listrik yang murah dan perawatan minim – komponen mekanisnya lebih sedikit dari motor bensin. Beberapa daerah juga memberikan keringanan pajak, memperkuat daya tarik kendaraan ini untuk kegiatan sehari-hari, baik di kota maupun daerah.

Ke depan, kombinasi dukungan pemerintah, infrastruktur pengisian yang berkembang, dan ragam pilihan harga diharapkan mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Masyarakat kini punya alternatif transportasi yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan kantong.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: koranindopos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top