BANDUNG — Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan menyatakan peningkatan derajat kesehatan merupakan fondasi utama pembangunan sumber daya manusia unggul di wilayahnya. Ia menegaskan penguatan layanan primer bukan sekadar meningkatkan kualitas pelayanan, melainkan reformasi tata kelola kesehatan yang lebih efektif, merata, dan berkelanjutan.
Dokter Desa Jadi Ujung Tombak Akses Kesehatan di Pelosok
Sebelum Program KITA SEHAT bergulir, Pemprov Jabar telah menggulirkan Program Dokter Desa. Inovasi ini menghadirkan tenaga medis di wilayah terpencil untuk memastikan masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan berkualitas.
"Keberhasilan transformasi kesehatan di Jabar akan memberikan dampak yang sangat signifikan, tidak hanya bagi warga Jawa Barat, tetapi juga bagi pencapaian target pembangunan kesehatan nasional," ujar Erwan dalam keterangannya, Kamis (23/7/2026).
Target Nasional: Angka Harapan Hidup Naik dari 74 ke 76 Tahun
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menegaskan indikator paling sederhana dari masyarakat sehat adalah meningkatnya usia harapan hidup. Pemerintah pusat menargetkan angka harapan hidup nasional naik dari 74 tahun menjadi 76 tahun dalam lima tahun ke depan.
"Fokus utama pemerintah adalah menjaga masyarakat agar tetap sehat, baru kemudian mengobati masyarakat yang sakit. Oleh karena itu, penguatan layanan kesehatan primer menjadi prioritas," tegas Budi.
Pencegahan Penyakit Kronis Jadi Prioritas Utama
Menurut Budi, masyarakat yang mampu menjaga kesehatannya akan terhindar dari berbagai penyakit kronis sehingga tidak bergantung pada pelayanan rumah sakit. Ia mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan tahunan sebagai langkah deteksi dini terhadap faktor risiko penyakit.
Erwan menambahkan, Program KITA SEHAT dirancang khusus untuk memperkuat layanan kesehatan primer agar upaya promotif dan preventif dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan merata. Program ini relevan dengan tantangan sosial dan kesehatan di Jawa Barat, khususnya dalam percepatan penurunan stunting dan peningkatan gizi balita.