Bupati Garut Buka International Kite Festival 2026 di Kaki Gunung Papandayan, Targetkan Promosi Wisata dan Pererat Persahabatan Bangsa

Penulis: Luthfi Hakim  •  Kamis, 30 Juli 2026 | 10:15:31 WIB
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin membuka Garut International Kite Festival 2026 di kawasan Cisurupan, kaki Gunung Papandayan, pada Rabu (29/7/2026) malam.

GARUT — Langit Garut bakal dihiasi puluhan layang-layang raksasa dalam ajang Garut International Kite Festival 2026 yang digelar di kawasan Cisurupan, kaki Gunung Papandayan. Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyebut festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan panggung diplomasi budaya dan promosi pariwisata daerah.

“Atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Garut, saya menyampaikan salam hangat dan ucapan selamat datang kepada seluruh peserta layang-layang internasional, peserta nasional, panitia, sponsor, serta para tamu kehormatan yang telah datang dari berbagai daerah dan negara,” ujar Bupati dalam sambutannya pada Welcome Dinner, Rabu (29/7/2026) malam.

Simbol Kebebasan yang Menyatukan Bangsa

Bupati menekankan bahwa layang-layang memiliki makna lebih dari sekadar seni dan olahraga. Ia menyebutnya sebagai simbol kebebasan, kreativitas, persahabatan, dan harapan yang mampu merangkul berbagai latar belakang.

“Layang-layang melambangkan kebebasan, kreativitas, persahabatan, dan harapan. Layang-layang mengingatkan kita bahwa meskipun berasal dari negara, budaya, dan bahasa yang berbeda, kita semua berbagi langit yang sama,” kata Bupati.

Melalui festival ini, ia berharap semangat pertukaran budaya, perdamaian, dan saling menghormati antarnegara bisa terus terjalin. “Kita tidak hanya merayakan seni layang-layang, tetapi juga semangat persahabatan internasional,” imbuhnya.

Panorama Alam dan Potensi Lokal Jadi Andalan

Kawasan Cisurupan dipilih karena panorama alamnya yang memukau, udara sejuk pegunungan, serta kekayaan hayati yang khas. Bupati mengajak peserta untuk tidak hanya menikmati festival, tetapi juga mengenal budaya, tradisi, serta destinasi wisata unggulan Garut.

Ia menyebut, Kabupaten Garut memiliki beragam potensi mulai dari keindahan alam, hasil pertanian, industri kreatif, kuliner, kerajinan tangan, hingga destinasi wisata. “Penyelenggaraan kegiatan berskala internasional seperti ini akan memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata berkelanjutan, penguatan ekonomi lokal, dan pemberdayaan masyarakat,” ujarnya.

Harapan ke Depan: Inspirasi Perdamaian dan Pembangunan

Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia, relawan, masyarakat, aparat keamanan, serta seluruh mitra yang mendukung suksesnya acara. Ia berharap seluruh peserta mendapat pengalaman menyenangkan dan turut mempromosikan keindahan Garut ke dunia internasional.

“Semoga festival ini semakin mempererat persahabatan antarbangsa dan menginspirasi kita untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan perdamaian, keharmonisan, dan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: terasjabar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top