BOGOR — Denny Mulyadi menekankan agar Pramuka Tanah Sareal tidak hanya aktif di lingkup sekolah, tetapi ikut mengawal program strategis Pemkot Bogor. Salah satu yang ia sebut adalah pemutakhiran data sosial ekonomi untuk penanggulangan kemiskinan.
“Pramuka harus hadir di garis terdepan dalam membantu program-program Pemkot Bogor,” ujar Denny dalam sambutannya. Ia berencana menggelar konsolidasi rutin sebulan sekali ke setiap kecamatan agar kegiatan Pramuka menyentuh langsung persoalan masyarakat.
Ketua Mabiran Tanah Sareal, Rokib, menyoroti sejumlah tantangan lingkungan dan demografi. Ia menyebut fenomena cuaca ekstrem El Nino yang berdampak pada kesehatan lingkungan, risiko stunting, hingga ancaman bencana alam di wilayahnya.
“Seperti lambang Tunas Kelapa yang sanggup tumbuh di kondisi apa pun, Pramuka Tanah Sareal harus mampu beradaptasi,” kata Rokib. Ia mendorong kegiatan Pramuka memberi manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat dan lingkungan sekitar, tidak terbatas di gugus depan.
Usai dilantik, Maesuroh menyampaikan komitmennya untuk memimpin Gerakan Pramuka Tanah Sareal selama empat tahun ke depan. Namun ia belum merinci program prioritas yang akan dijalankan.
Denny Mulyadi juga mengingatkan seluruh jajaran pengurus dan anggota Pramuka Tanah Sareal untuk bersiap menyambut Hari Pramuka yang puncaknya rutin digelar di Lapangan Sempur, Kota Bogor. Acara pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah pembina serta perwakilan gugus depan di Kecamatan Tanah Sareal.