CIREBON — PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon merealisasikan program Bina Lingkungan dengan menyalurkan dana segar Rp105,61 juta. Dana tersebut menyasar sektor keagamaan, pendidikan, dan pelestarian budaya di wilayah Kota dan Kabupaten Cirebon pada periode ini.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyebut penyaluran ini merupakan wujud komitmen perusahaan sebagai BUMN yang tidak hanya fokus pada layanan transportasi, tetapi juga pembangunan sosial. "Melalui Program TJSL, kami ingin terus hadir memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sosial, pendidikan, keagamaan, pelestarian budaya, hingga lingkungan di wilayah operasional perusahaan," ujarnya.
Dari total anggaran tersebut, porsi terbesar dialokasikan untuk pembangunan Masjid Adz-Dzikra Polres Cirebon Kota senilai Rp50 juta. Disusul rehabilitasi sarana dan prasarana TK YWKA Cirebon yang mendapat suntikan dana Rp20 juta.
Bantuan lainnya diberikan kepada Pondok Pesantren Al-Qolam sebesar Rp16 juta dan Masjid Jami Al-Hidayah Pasar Balong senilai Rp9,61 juta untuk sarana dan prasarana. Keraton Kanoman Cirebon juga menjadi penerima manfaat dengan bantuan alat kebersihan senilai Rp10 juta.
Muhibbuddin membeberkan, selama periode Januari hingga Juli 2026, KAI Daop 3 Cirebon telah merealisasikan penyaluran dana sebesar Rp186.610.000 untuk berbagai program TJSL. Program tersebut mencakup sektor sosial, ekonomi, lingkungan, hingga hukum dan tata kelola yang tersebar di wilayah kerja Daop 3.
Dalam pelaksanaannya, KAI bersinergi dengan pemerintah daerah, BUMN lain, lembaga pendidikan, komunitas, serta organisasi kemasyarakatan. Langkah ini ditempuh agar manfaat program dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat di sekitar jalur operasional kereta api.
Di sela penyerahan bantuan, KAI Daop 3 Cirebon turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan di sekitar jalur rel dan perlintasan sebidang. Keselamatan perjalanan kereta api disebut sebagai tanggung jawab bersama.
"Dengan kepedulian seluruh pihak, perjalanan kereta api dapat berlangsung dengan aman, selamat, dan nyaman bagi seluruh pelanggan maupun masyarakat," tandas Muhibbuddin.
Ke depan, KAI berkomitmen menjalankan program TJSL secara berkelanjutan. Dedikasi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui penyaluran bantuan, tetapi juga memastikan setiap program memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat dan kelestarian lingkungan.