Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Sempurna dengan

Penulis: Jefri Siahaan  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 01:33:01 WIB
Persib Bandung dan Persebaya Surabaya beradu taktik pada laga final Piala Presiden 2026 di Jawa Barat.

JAWA BARAT — Kemegahan partai puncak turnamen pramusim ini semakin terasa karena kedua tim tak pernah tersentuh kekalahan. Persib, yang menguasai edisi perdana turnamen pada 2015, berambisi mengulang sukses tersebut di hadapan pendukungnya. Sementara bagi Persebaya, laga ini menjadi penebusan atas kekalahan di final 2019 sekaligus perburuan gelar perdana mereka.

“Kami senang bisa berada di final. Kami akan berusaha memberikan penampilan yang terbaik,” ujar gelandang Persib, Luciano Guaycochea, dilansir dari situs resmi klub.

Rekor Pertemuan: Keunggulan Historis Pangeran Biru

Dari lima pertemuan terakhir kedua tim, Persib unggul tipis atas Bajul Ijo. Tiga kemenangan berhasil diraih Persib, sementara Persebaya hanya mampu memetik satu kemenangan dan satu laga lainnya berakhir imbang.

Kemenangan terbesar Persib terjadi pada 20/04/2024 dengan skor telak 3-1. Sebaliknya, Persebaya sempat membalas dengan kemenangan 4-1 pada 01/03/2025. Pada pertemuan teranyar, 02/03/2026, kedua tim bermain imbang 2-2 di kandang Persebaya.

Duel Taktik: Formasi dan Skuad Inti Final Piala Presiden

Pelatih Persib diprediksi akan menurunkan formasi 4-3-3 dengan Teja Paku Alam di bawah mistar. Lini belakang dikawal Kakang Rudianto, Patricio Matricardi, Gabriel Mutombo, dan Ikhwan Tanamal. Gelandang diisi Luciano Guaycochea, Adam Alis, serta Gakuto Notsuda. Trisula lini depan dipercayakan kepada Uilliam Barros, Mariano Peralta, dan Balsa Sekulic.

Di kubu lawan, Persebaya mengandalkan skema 4-2-3-1. Ernando Ari menjadi penjaga gawang utama, dengan lini pertahanan diisi Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, dan Jefferson. Gledson Paixao serta Toni Firmansyah beroperasi sebagai double pivot. Francisco Rivera, Malik Risaldi, dan Miguel Pereira mendukung penyerang tunggal Yann Mabella.

Konsistensi Menjadi Kunci di Laga Puncak

Perjalanan kedua tim ke final nyaris sempurna. Persib mencatatkan tiga kemenangan beruntun sebelum final, termasuk mengalahkan Persija Jakarta 2-1 pada 04/08/2026 dan Arema FC 1-0 pada 25/07/2026. Satu-satunya hasil imbang mereka terjadi saat menghadapi Persijap Jepara pada 23/05/2026.

Persebaya menunjukkan kegigihan serupa dengan menyapu bersih tiga laga terakhir. Kemenangan tipis 1-0 atas Arema FC pada 04/08/2026 menjadi modal berharga. Namun, hasil imbang 2-2 melawan PSIS Semarang pada 19/07/2026 menjadi catatan yang perlu diwaspadai.

Dengan statistik dan motivasi yang berimbang, final ini diprediksi berjalan ketat. Pertarungan lini tengah antara Guaycochea dan Rivera bakal menjadi kunci untuk mendikte tempo permainan.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top