SUKABUMI — Tiga perjalanan KA Siliwangi melayani penumpang rute Sukabumi menuju Cipatat pada Rabu, 12 Agustus 2026, dengan jadwal pagi, siang, dan sore. Kereta api lokal bersubsidi pemerintah ini menawarkan tarif mulai Rp 2.000, menjadikannya pilihan transportasi termurah bagi pekerja, pelajar, dan wisatawan yang melintasi jalur selatan Jawa Barat.
Setiap perjalanan menempuh waktu sekitar 2 jam 15 menit, lebih cepat dibandingkan perjalanan darat yang kerap tersendat kemacetan di jalur Sukabumi–Cianjur. Kereta ini juga menjadi simbol reaktivasi jalur kereta api yang sempat terputus dan kini kembali menghubungkan tiga wilayah.
Keberangkatan pertama dimulai pukul 05.15 WIB dari Stasiun Sukabumi. Penumpang dari Cianjur bisa naik pukul 06.41 WIB, sementara mereka yang menuju Lampegan tiba pukul 05.48 WIB. Rangkaian tiba di Stasiun Cipatat pukul 07.30 WIB.
Perjalanan kedua berangkat pukul 10.50 WIB dan tiba di Cipatat pukul 13.05 WIB. Jadwal ini cocok untuk penumpang yang ingin berangkat setelah jam sibuk pagi atau memulai perjalanan jarak menengah dari Sukabumi ke kawasan Bandung Barat.
Keberangkatan terakhir pukul 16.45 WIB dan tiba di Cipatat pukul 19.00 WIB. Jadwal sore ini menjadi andalan pekerja dan pelajar yang pulang setelah aktivitas harian, atau wisatawan yang ingin menikmati panorama perbukitan saat matahari terbenam.
Seluruh rangkaian menggunakan kelas ekonomi dengan pendingin udara, kursi nyaman, dan toilet bersih. Tarif Rp 2.000 berlaku berkat subsidi pemerintah, menjadikannya moda paling ekonomis dibandingkan angkutan darat lain di rute yang sama.
Selama perjalanan, penumpang disuguhi pemandangan alam khas Jawa Barat yang masih asri. Stasiun Lampegan yang bersejarah juga menjadi pemberhentian yang kerap menarik minat penggemar kereta api dan wisatawan.
Calon penumpang dapat memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI atau loket stasiun. Disarankan tiba 30 menit sebelum jadwal keberangkatan untuk proses boarding.