Purwakarta Jadi Pilot Project Pertama Layanan Pajak Kendaraan di Kecamatan se-Jawa Barat, Bupati Sebut Wajib Pajak Harus Diistimewakan

Penulis: Luthfi Hakim  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 18:26:31 WIB
Purwakarta ditetapkan sebagai pilot project pertama layanan pajak kendaraan bermotor hingga tingkat kecamatan di Jawa Barat.

PURWAKARTA — Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan Kabupaten Purwakarta sebagai pilot project pertama layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor hingga tingkat kecamatan. Program yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat bersama Bank BJB ini digelar di Aula Bank BJB Purwakarta, Selasa (11/8/2026).

Kepala Bapenda Provinsi Jawa Barat, Asep Supriatna, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan arahan langsung Gubernur Jawa Barat untuk mereposisi peran masyarakat dalam sistem pendapatan daerah. Ia menekankan, warga tidak boleh lagi diposisikan sebagai objek pajak.

"Masyarakat jangan dijadikan objek, tetapi menjadi bagian dari ekosistem pendapatan daerah. Untuk mewujudkan kenyamanan tersebut, Purwakarta dipilih sebagai pilot project penerapan layanan di setiap kecamatan, sehingga masyarakat mendapatkan kemudahan dalam mengakses layanan pembayaran pajak kendaraan," ujar Asep.

Bupati: Pemerintah Harus Jemput Bola

Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, mengapresiasi terobosan pelayanan ini. Ia menegaskan bahwa aparatur negara adalah pelayan publik, bukan sebaliknya.

"Bicara pajak bicara soal kesadaran. Sebagai pemerintah, kita pelayan masyarakat harus mampu melayani dan menjemput bola. Wajib pajak harus diistimewakan," tegas Om Zein.

Menurutnya, tuntutan kepatuhan terhadap warga harus berbanding lurus dengan kemudahan fasilitas yang disediakan negara. Jarak tempuh yang jauh selama ini dinilai menjadi salah satu hambatan utama peningkatan kesadaran membayar pajak.

"Kalau masyarakat kita minta sadar pajak, maka pemerintah juga harus memberikan kemudahan. Jangan masyarakat disuruh datang jauh-jauh, tetapi pemerintah harus hadir mendekati masyarakat," tuturnya.

Layanan Akan Diperluas ke Jenis Pajak Lain

Program ini tidak hanya berhenti pada pembayaran pajak kendaraan bermotor. Pemerintah Kabupaten Purwakarta dan Bapenda Jawa Barat telah merencanakan pengembangan layanan ke jenis perpajakan daerah lainnya di masa mendatang.

Kehadiran kanal pembayaran di setiap kecamatan diproyeksikan memperkuat optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD). Dengan akses yang lebih dekat, angka kepatuhan wajib pajak diharapkan meningkat signifikan.

Langkah ini juga menjadi uji coba bagi kabupaten/kota lain di Jawa Barat. Jika berhasil, model pelayanan jemput bola ini berpotensi direplikasi secara lebih luas untuk menciptakan ekosistem pelayanan publik yang transparan dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: radarkarawang.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top