BANDUNG — Tantan Sulthon Bukhawan memikul amanah baru sebagai Ketua PWI Jawa Barat untuk lima tahun ke depan. Pria yang mengawali pendidikan jurnalistiknya di kampus UIN Sunan Gunung Djati Bandung itu menegaskan bahwa pondasi etika yang ia dapatkan selama kuliah menjadi modal utama dalam mengemban tanggung jawab ini.
“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Landasan etik dan nilai-nilai dasar jurnalistik yang saya pegang hari ini tidak lepas dari proses belajar saya saat menimba ilmu di Kampus UIN,” ungkap Tantan dalam keterangannya, Kamis (12/6).
Di tengah gempuran kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan derasnya arus informasi, Tantan menekankan pentingnya menjaga marwah jurnalistik. Ia menilai wartawan tidak cukup hanya mengedepankan kecepatan, tetapi juga wajib berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan UU Pers No. 40 Tahun 1999.
“PWI Jawa Barat harus menjadi rumah yang inklusif, profesional, dan mampu melindungi seluruh anggotanya,” tegasnya. Baginya, adaptasi terhadap teknologi harus berjalan beriringan dengan integritas, bukan justru mengorbankan akurasi demi kecepatan.
Terpilihnya Tantan menjadi bukti nyata kontribusi alumni KPI UIN Bandung di ruang publik. Ketua Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Dr. H. Nase, M.M., menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian tersebut.
“Terpilihnya Tantan menjadi kebanggaan bagi keluarga besar KPI UIN Bandung. Ini menunjukkan bahwa alumni memiliki kapasitas untuk berkontribusi dan mengambil peran penting dalam dunia jurnalistik. Semoga amanah dan dapat membawa PWI Jawa Barat semakin maju, profesional, serta tetap menjunjung tinggi etika jurnalistik,” ujarnya didampingi Sekretaris Jurusan Dr. H. Uwes Fatoni, M.Ag.
Kepemimpinan Tantan diharapkan mampu memperkuat peran PWI Jabar dalam mendorong jurnalisme yang berkualitas. Ia juga berkomitmen menjadikan organisasi ini responsif terhadap dinamika industri media dan perkembangan teknologi informasi.
Secara khusus, Tantan menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada almamaternya. Ia menilai proses belajar di kampus UIN telah mengasah landasan jurnalistiknya sejak awal. Capaian ini sekaligus menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda KPI untuk terus mengembangkan kompetensi dan berani mengambil peran strategis di masyarakat.
Dengan amanah barunya, Tantan diharapkan mampu menjaga integritas dan profesionalisme pers Jawa Barat, sekaligus membawa organisasi ini semakin maju di tengah dinamika industri media yang terus berubah.