Danantara Suntik Rp456 Miliar ke Adhi Karya, Proyek Apartemen LRT City Mangkrak Segera Dilanjut

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Jumat, 28 Agustus 2026 | 13:20:31 WIB
Danantara Indonesia mengumumkan suntikan dana Rp456 miliar untuk melanjutkan proyek Apartemen LRT City yang mangkrak.

JAWA BARAT — Keputusan ini diumumkan langsung oleh Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, dalam agenda Danantara Housing Expo di Jakarta, Jumat (28/8/2026). Dony menegaskan bahwa suntikan modal ini bukan sekadar penyelamatan proyek, melainkan bentuk tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat.

Hak Konsumen Jadi Prioritas Utama

Dony mengungkapkan, dirinya telah memanggil jajaran manajemen Adhi Karya selaku pengembang dan meminta mereka memastikan hak para pembeli terpenuhi. Ia menekankan bahwa uang yang dibayarkan konsumen merupakan tabungan berharga, terlebih bagi mereka yang membeli rumah pertama.

"Bayangkan orang menyisakan uangnya, menempatkan uangnya, itu uang tabungannya. Apalagi itu uang rumah pertama. Itu zalim namanya," tegas Dony saat ditemui awak media.

Melalui suntikan dana ini, diharapkan proyek yang mangkrak dapat segera beroperasi kembali dan pembeli bisa menerima unit huniannya sesuai perjanjian awal.

Skema Penyuntikan Dana dan Pengawasan

Dana segar tersebut akan disalurkan dalam bentuk equity injection atau penyertaan modal. Skema ini dipilih agar struktur permodalan Adhi Karya menjadi lebih sehat dan proyek memiliki ruang fiskal untuk melanjutkan konstruksi yang tertunda.

Dony juga memastikan pihaknya akan mengawal proses penyelesaian proyek hingga tuntas. Pengawasan ini dilakukan agar tidak ada lagi kendala yang menghambat pembangunan dan konsumen mendapatkan kepastian hukum atas hunian yang telah mereka bayar.

Konteks Proyek yang Mangkak

Apartemen LRT City merupakan bagian dari pengembangan kawasan transit oriented development (TOD) yang terintegrasi dengan moda transportasi ringan. Proyek ini sempat menjadi andalan hunian vertikal bagi masyarakat perkotaan karena lokasinya yang strategis dan dekat dengan akses transportasi publik.

Namun, proyek tersebut terhenti di tengah jalan, meninggalkan pertanyaan besar bagi 2.400 konsumen yang telah melakukan pembayaran. Dengan adanya intervensi dari Danantara, diharapkan proyek strategis ini dapat kembali bergulir dan menjadi contoh penyelesaian masalah perumahan yang melibatkan BUMN.

Langkah penyelamatan ini juga sejalan dengan arahan pemerintah untuk memastikan BUMN tidak hanya mengejar profit, tetapi juga menjaga kepercayaan publik dan memberikan dampak sosial yang positif bagi masyarakat luas.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: ekbis.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top