Gojek Berangkatkan 70 Mitra Driver Legend Umrah, Menhub Apresiasi Program Kesejahteraan

Penulis: Khoirul Anwar  •  Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:35:31 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menghadiri pelepasan 70 mitra pengemudi Gojek dalam program umrah di Jakarta, Jumat (28/8).

JAWA BARAT — Keberangkatan rombongan mitra pengemudi tertua Gojek ini dilepas dalam acara doa bersama yang bertepatan dengan peringatan Maulid Nabi pada Jumat (28/8) di kawasan Kemang Timur, Jakarta. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi hadir langsung dan menilai inisiatif ini memberikan dampak nyata bagi para pengemudi serta keluarganya.

"Kami mengapresiasi komitmen Gojek yang menghadirkan Program Apresiasi Mitra dengan manfaat yang dirasakan langsung oleh para mitra driver dan keluarganya," kata Dudy dalam sambutannya.

Insentif Non-Tunai yang Menyentuh Aspek Spiritual

Dudy berharap program umrah ini bisa menjadi inspirasi bagi pelaku industri lain untuk turut meningkatkan kesejahteraan pengemudi. Pemerintah, kata dia, mendorong kolaborasi erat antara regulator dan industri guna menghadirkan manfaat serupa secara lebih luas.

"Semoga inisiatif seperti ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk menghadirkan program serupa, yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan Mitra Driver," ujarnya.

Program ini menyasar mitra yang bertumbuh bersama Gojek sejak perusahaan berdiri pada 2010. Mereka adalah kelompok pengemudi dengan loyalitas dan kontribusi tertinggi terhadap operasional layanan transportasi daring di Indonesia.

Perjalanan Spiritual 15 Tahun Menanti

Bambang Raminto, mitra yang bergabung sejak 2010, mengaku tidak menyangka akhirnya bisa menjejakkan kaki di Tanah Suci. Pria yang telah mengemudi selama 15 tahun itu menyebut momen ini di luar mimpinya saat pertama kali bergabung.

"Enggak terbayang sih sebenarnya dari awal saya bisa sampai di titik ini ya, kurang lebih kurang 6 hari lagi bisa ke Baitullah ya, rumahnya Allah. Saya gak bisa ngucapin apa-apa selain terima kasih yang sebesar-besarnya," kata Bambang.

Hal serupa diungkapkan Maryono, mitra Legend lain yang berusia 50 tahun. Ia mengaku membayangkan momen berada di depan Ka'bah sejak pengumuman keberangkatan. "Saya umur 50 tahun, mau mimpi aja susah saya mau ke sana. Tapi alhamdulillah dengan adanya Gojek, saya bisa berangkat ke sana," tuturnya.

Di Balik Program Apresiasi Mitra Gojek

Program Apresiasi Mitra (PAM) merupakan skema insentif jangka panjang Gojek yang mencakup berbagai kebutuhan dasar pengemudi. Selain umrah, manfaat yang telah berjalan meliputi kepesertaan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Bonus Hari Raya (BHR), hingga beasiswa pendidikan anak.

Gojek juga memberikan perlengkapan sekolah tahunan, poin Swadaya yang bisa ditukar berbagai kebutuhan, serta kuota internet untuk menunjang aktivitas mengemudi. Skema penghargaan ini dirancang untuk mengapresiasi perjalanan dan kontribusi pengemudi yang konsisten.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi Gojek mempertahankan loyalitas pengemudi di tengah persaingan ketat industri transportasi daring. Dengan jumlah mitra pengemudi yang mencapai ratusan ribu di seluruh Indonesia, program retensi semacam ini menjadi pembeda utama layanan.

Keberangkatan 70 mitra ke Tanah Suci pada awal September ini diharapkan menjadi agenda rutin tahunan, seiring dengan meningkatnya profitabilitas perusahaan pasca merger Gojek dan Tokopedia.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top