Arkora Hydro Akuisisi Dua PLTS di Batam-Bintan, Kapasitas Terpasang Tembus 84 MW

Penulis: Mardian Syah  •  Sabtu, 05 September 2026 | 09:50:31 WIB
Arkora Hydro mengakuisisi dua PLTS di Batam dan Bintan dengan total kapasitas 21,3 MWp.

Dua PLTS di Kepulauan Riau yang Diakuisisi

JAWA BARAT — Endorshine Energy Solutions merupakan pengelola dua pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) yang berlokasi di Kepulauan Riau. Rinciannya, PLTS berkapasitas 10,27 MWp di Bintan dan PLTS berkapasitas 11,05 MWp di Batam.

Dengan masuknya dua aset ini, total kapasitas terkontrak ARKO kini mencapai 84,1 MW. Angka tersebut merupakan gabungan dari 62,8 MW yang berasal dari enam PLTA yang sudah beroperasi, ditambah 21,3 MWp dari dua PLTS yang baru diakuisisi.

Manajemen menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi pertumbuhan ganda. "Kami tidak hanya tumbuh secara organik, tapi juga anorganik. Tujuannya menciptakan nilai tambah berkelanjutan dan mempercepat penyediaan energi bersih," ujar Presiden Direktur ARKO, Aldo Artoko.

Prospek Pipeline di Atas 300 MW

Akuisisi ini juga memperkuat posisi ARKO di tengah transisi energi nasional. Perusahaan tidak hanya mengandalkan tenaga air, tetapi kini memiliki portofolio pembangkit surya yang tersebar di kawasan industri strategis Batam dan Bintan.

Lebih jauh, pipeline proyek yang sedang dikembangkan ARKO saat ini tercatat sudah melampaui angka 300 MW. Artinya, ruang pertumbuhan perusahaan masih terbuka lebar dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan listrik dari sektor industri dan komersial.

Keputusan ARKO untuk masuk ke energi surya juga sejalan dengan target pemerintah mempercepat porsi energi baru terbarukan (EBT) dalam bauran energi nasional. Dengan tambahan PLTS di Batam dan Bintan, perusahaan ikut berkontribusi menekan emisi karbon di dua kawasan yang menjadi pusat pertumbuhan industri di Sumatra.

Bagi investor, langkah diversifikasi ini memberikan sinyal positif karena mengurangi ketergantungan ARKO pada satu jenis pembangkit saja. Kombinasi PLTA yang stabil dan PLTS yang modular memberi fleksibilitas lebih besar dalam mengelola risiko operasional maupun finansial ke depan.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: dunia-energi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top