JAWA BARAT — Keputusan harga tersebut berlaku untuk pembelian hari ini dan dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar logam mulia global. Pegadaian mengingatkan calon pembeli untuk selalu memantau harga terbaru melalui kanal resmi perusahaan sebelum bertransaksi.
Sebaliknya, Galeri24 menawarkan fleksibilitas lebih besar. Produk ini tersedia mulai dari 0,5 gram seharga Rp 1.357.000 hingga ukuran 1 kilogram yang dipatok Rp 2.506.808.000.
UBS berada di posisi tengah dari segi harga maupun variasi ukuran. Untuk pecahan terkecil 0,5 gram, UBS dijual Rp 1.421.000—lebih tinggi dari Galeri24 dan Antam. Namun, UBS menyediakan ukuran besar hingga 500 gram dengan harga Rp 1.274.753.000.
Kenaikan harga setiap gramnya pun mengikuti pola yang hampir seragam. Pada ukuran 5 gram, Galeri24 dibanderol Rp 12.683.000, sedikit di bawah UBS yang mencapai Rp 12.891.000. Antam tetap menjadi yang tertinggi dengan harga Rp 13.104.000 untuk ukuran yang sama.
Kepala Analis Pasar KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan data pekerjaan AS memberi kejutan positif bagi pasar dan menekan harga emas. Namun, ia menilai data tersebut belum cukup untuk memastikan arah kebijakan moneter.
“Data pekerjaan tersebut memberikan kejutan positif yang jelas dan memberikan tekanan terhadap emas, tetapi belum sepenuhnya memastikan kenaikan suku bunga pada September. Bagian penting yang masih ditunggu akan hadir pekan ini melalui data CPI AS,” kata Waterer.
Pelaku pasar kini mengarahkan perhatian pada rilis data inflasi AS pekan ini. Berdasarkan CME FedWatch Tool, probabilitas kenaikan suku bunga bulan ini mencapai 58,4 persen. Jika inflasi terbukti tinggi, tekanan terhadap harga emas berpotensi berlanjut karena imbal hasil obligasi AS akan semakin menarik dibandingkan aset logam mulia yang tidak memberikan bunga.