BANDUNG — Dies Natalis ke-68 Sekolah Tinggi Hukum Bandung mengusung tema "STHB sebagai Pilar Pendidikan Tinggi Hukum dalam Mendukung Pembaruan Hukum Nasional yang Sesuai dengan Jiwa Bangsa Indonesia." Tema itu merefleksikan posisi perguruan tinggi hukum dalam pengembangan dan pembaruan hukum nasional yang tetap berlandaskan nilai serta karakter bangsa.
Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 diikuti wisudawan dari Program Sarjana dan Program Magister STHB. Prosesi itu menandai keberhasilan para lulusan menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang hukum.
Dalam rangkaian kegiatan, Prof. Dr. Asep Nana Mulyana menyampaikan orasi ilmiah bertema "Modernisasi Hukum Nasional di Tengah Transformasi Masyarakat: Meneguhkan Keadilan, Kepastian, dan Jiwa Bangsa Indonesia."
Orasi tersebut mengangkat pentingnya modernisasi hukum nasional dalam merespons berbagai perubahan dan perkembangan masyarakat. Penekanannya tetap pada nilai keadilan, kepastian hukum, serta jati diri dan karakter bangsa Indonesia.
Tema Dies Natalis ke-68 menempatkan STHB sebagai pilar pendidikan tinggi hukum. Perguruan tinggi dinilai berkontribusi terhadap pengembangan dan pembaruan hukum nasional yang berlandaskan nilai serta karakter bangsa Indonesia.
Kehadiran Wakil Jaksa Agung RI dan Kajati Jabar dalam acara itu menunjukkan perhatian institusi penegak hukum terhadap dunia pendidikan tinggi hukum. Sinergi antara kampus dan lembaga penegak hukum menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang hukum.
Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik para lulusan STHB. Mereka terdiri atas mahasiswa Program Sarjana dan Program Magister yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi di bidang hukum.
Momentum ini sekaligus menandai keberhasilan para wisudawan menuntaskan studi mereka. Para lulusan diharapkan berkontribusi di berbagai bidang hukum, baik di institusi pemerintah, lembaga penegak hukum, maupun sektor swasta.