JAWA BARAT — Program Beasiswa Aktivis Nusantara (Bakti Nusa) 2026 resmi membuka pendaftaran bagi mahasiswa D4/S1 angkatan 2023 yang aktif berorganisasi, dengan dana aktivitas Rp 500.000 per bulan selama satu tahun. Beasiswa di bawah GREAT Edunesia Dompet Dhuafa ini menyasar mahasiswa muslim dari 15 perguruan tinggi mitra dan pendaftaran ditutup 18 Oktober 2026. Program ini menyertakan pendampingan kepemimpinan intensif, bukan sekadar bantuan finansial.
Sejak diluncurkan pada 2011, Bakti Nusa mencatat 719 penerima yang tersebar dari 15 kampus di Indonesia. Angka itu menjadi dasar program ini kembali digelar dengan skema pengembangan kepemimpinan berkelanjutan.
Bakti Nusa dikelola GREAT Edunesia Dompet Dhuafa dengan fokus pada pembinaan mahasiswa aktivis. Peserta yang lolos akan mengikuti program pengembangan kepemimpinan selama satu tahun penuh.
Kampus yang masuk dalam jaringan program mencakup Universitas Airlangga, Universitas Indonesia, IPB, ITB, Unpad, ITS, UNS, Unsri, USU, UGM, Universitas Brawijaya, Unand, Unhas, Undip, dan Universitas Udayana.
Jaringan 15 perguruan tinggi itu menjadi batas wilayah seleksi. Mahasiswa dari kampus di luar daftar tidak dapat mendaftar meski memenuhi syarat akademik.
Penerima beasiswa memperoleh dana aktivitas Rp 500.000 setiap bulan. Selain itu, tersedia dana Leadership Project beserta pendampingan melalui Leadership Project Booster.
Pengembangan karier aktivis difasilitasi lewat Activist Career Development dan sesi Career Mentoring bersama mentor dari kalangan alumni. Peserta juga mendapat akses ke Leadership Ecosystem untuk membangun kolaborasi lintas sektor.
Fasilitas lain meliputi pelatihan kepemimpinan tingkat nasional, rapor perkembangan, sertifikat kepemimpinan, serta kesempatan memperluas jejaring hingga tingkat internasional.
Seleksi Bakti Nusa 2026 menyasar mahasiswa muslim yang sedang menempuh semester 7 atau angkatan 2023. Indeks Prestasi Kumulatif minimal ditetapkan 3,00.
Pelamar wajib aktif sebagai pengurus organisasi kampus, komunitas, atau organisasi kemasyarakatan. Mereka juga harus memiliki gagasan proyek kepemimpinan atau sedang menjalankannya.
Berkas pendukung mencakup rekomendasi dari tokoh akademisi atau nonakademisi. Satu syarat tegas: pelamar tidak sedang menerima beasiswa kepemimpinan sejenis.
Pendaftaran dilakukan daring melalui tautan linktr.ee/SeleksiBAKTINUSA16. Berikut tahapannya:
Batas akhir pendaftaran adalah 18 Oktober 2026. Informasi tambahan bisa dicek di laman resmi Bakti Nusa atau akun Instagram @baktinusaid.
Bantuan Rp 500.000 per bulan memang tidak besar untuk biaya hidup di kota besar. Nilai utama program ini justru ada pada pendampingan setahun, akses jejaring lintas kampus, dan portofolio kepemimpinan yang terbentuk.
Bagi mahasiswa semester 7 yang bersiap masuk dunia kerja, kombinasi mentoring karier dan sertifikat kepemimpinan bisa jadi pembeda di pasar tenaga kerja. Pelamar disarankan menyiapkan gagasan proyek sejak awal karena dokumen itu menjadi penentu seleksi.