Depok Siap Jadi Tuan Rumah Porprov Eksebisi Padel Jabar 2026, 264 Pemain Sudah Diuji di Padel Cup

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Rabu, 21 Oktober 2026 | 09:31:01 WIB
Ketua Umum PBPI Kota Depok Prasetyo Aldiansyah menyampaikan strategi pembinaan padel berkelanjutan menjelang Porprov Eksebisi Jabar 2026.

DEPOK — Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Kota Depok memperkuat sinergi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) setempat untuk menyiapkan Porprov Eksebisi Padel Jawa Barat 2026. Kolaborasi kedua organisasi itu diarahkan pada pembinaan pemain yang lebih terstruktur, bukan sekadar penambahan jumlah pemain dan lapangan.

Ketua Umum PBPI Kota Depok Prasetyo Aldiansyah menilai perkembangan padel membutuhkan dukungan yang lebih luas. Pembinaan berkelanjutan, kompetisi rutin, dan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penentu kemajuan cabang olahraga tersebut.

Wali Kota Depok Padel Cup 2026 Jadi Uji Coba Sebelum Porprov

Sebelum Porprov bergulir, PBPI Kota Depok menggelar Wali Kota Depok Padel Cup 2026 pada 17–18 Oktober 2026 di Court Dept Hause Siliwangi. Turnamen itu diikuti 264 peserta yang tersebar dalam enam kategori pertandingan.

Keenam kategori tersebut adalah Rookie Men's, Rookie Women's, Beginner Upper Men's, Beginner Upper Women's, Beginner Pasutri, serta Bronze by PBPI Kota Depok. Pembagian kategori disiapkan agar pemain dengan tingkat kemampuan berbeda tetap mendapat ruang bertanding.

Prasetyo menyebut turnamen itu berperan membangun ekosistem padel di Kota Depok. Lewat kompetisi, masyarakat bisa terlibat lebih aktif sementara pemain mendapat kesempatan mengukur kemampuan menghadapi lawan sesungguhnya.

"Bagi PBPI Kota Depok, ini bukan hanya tentang menyelenggarakan sebuah turnamen. Tetapi juga tentang bagaimana kita bersama-sama membangun ekosistem dan budaya padel di Kota Depok," ujarnya.

Evaluasi Teknis hingga Koordinasi Antarpihak

Pelaksanaan Padel Cup 2026 menyisakan sejumlah catatan yang dijadikan bahan evaluasi. Cakupannya meliputi teknis pertandingan, kesiapan tempat pelaksanaan, operasional kegiatan, hingga koordinasi antarpihak yang terlibat.

Evaluasi itu penting karena Depok menyandang status tuan rumah Porprov Eksebisi Jawa Barat 2026 pada 12–15 November 2026. Lokasinya tetap di Court Dept Hause Siliwangi, venue yang sama dengan Padel Cup.

PBPI Kota Depok juga memperkuat sinergi dengan KONI Kota Depok yang dipimpin Herry Suprianto. Kolaborasi itu diharapkan meningkatkan kesiapan organisasi sekaligus mendukung kelancaran penyelenggaraan dan pengembangan padel di daerah.

Porprov Jadi Pintu Masuk Padel ke Masyarakat Luas

Bagi Prasetyo, Porprov Eksebisi Jawa Barat 2026 punya arti penting bagi perkembangan padel di Kota Depok. Ajang itu tidak hanya menjadi kompetisi tingkat provinsi, tetapi juga sarana memperkenalkan padel kepada masyarakat yang lebih luas.

Persiapan menuju kompetisi menuntut koordinasi lintas pihak. Komunikasi dan kerja sama dengan KONI, pemerintah daerah, komunitas padel, serta pemangku kepentingan lain menjadi bagian dari upaya membangun kesiapan menghadapi Porprov.

PBPI Kota Depok turut menaruh perhatian pada penguatan komunitas dan pembinaan pemain. Kompetisi rutin diharapkan membantu pemain mengembangkan keterampilan, menambah jam terbang, serta membuka peluang munculnya atlet potensial yang bisa dibina lebih lanjut.

"Kami berharap, padel di Kota Depok tidak hanya berkembang sebagai olahraga rekreasi. Tetapi juga memiliki pembinaan yang berkelanjutan dan mampu melahirkan pemain-pemain berprestasi. Porprov Eksebisi Jawa Barat 2026 menjadi salah satu momentum penting untuk mewujudkan hal tersebut," tutup Prasetyo.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: fokusjabar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top