JAWA BARAT — Dua line-up sport off-road Yamaha itu diuji bersamaan dalam acara Dirt Bike Experience chapter Skill Up di Grand Wisata Cibeureum National Motocross Circuit, Bekasi, Minggu (9/11). Peserta tidak hanya menjajal kedua motor, tapi juga mendapat materi teknik berkendara off-road langsung dari instruktur.
Meski tampilannya sekilas mirip, WR155 R dan YZ125X dibangun dengan pendekatan yang berbeda. Satu dirancang untuk pemakaian fleksibel, satu lagi murni untuk lintasan.
Mesin 155 cc 4-Tak VVA vs 125 cc 2-Tak
Perbedaan paling mendasar ada di dapur pacu. WR155 R mengandalkan mesin 155 cc, 4-tak, satu silinder dengan teknologi VVA, dipadukan transmisi manual enam percepatan.
Konfigurasi ini membuat WR155 R masuk kategori dual purpose. Motor masih nyaman dipakai harian, tapi tetap bisa diajak melibas jalur tanah hingga medan off-road ringan dan menengah.
YZ125X lain cerita. Mesinnya 125 cc, 2-tak, juga dengan transmisi enam percepatan. Karakter tenaganya lebih agresif dan responsif, diarahkan untuk kebutuhan off-road serius serta kompetisi.
Di atas lintasan, respons tenaga YZ125X terasa lebih spontan dibanding WR155 R. Ini konsekuensi wajar dari mesin 2-tak yang memang dirancang untuk putaran tinggi.
Kaki-Kaki: Suspensi Teleskopik vs KYB Adjustable
Bagian kaki-kaki juga menunjukkan perbedaan orientasi. WR155 R memakai suspensi depan teleskopik 41 mm dan monoshock belakang yang bisa disetel. Rangkanya semi-double cradle, dengan rem cakram di kedua roda.
YZ125X mengusung konstruksi lebih berorientasi balap. Rangkanya dirancang ringan, sementara suspensi depan KYB dapat disetel sesuai kebutuhan lintasan.
Kombinasi itu membuat YZ125X lebih siap menghadapi obstacle dan perubahan permukaan ekstrem. Di sirkuit motokros, suspensi yang bisa disetel jadi pembeda besar saat lintasan berubah dari tanah gembur ke keras.
Untuk Siapa Masing-Masing Motor
WR155 R cocok bagi pengguna yang butuh satu motor untuk aktivitas harian sekaligus hobi off-road. Fleksibilitasnya jadi nilai utama, terutama bagi yang belum ingin punya motor khusus lintasan.
YZ125X lebih spesifik. Motor ini menyasar penggemar dirt bike dan pebalap yang mengejar performa di lintasan, bukan kenyamanan pemakaian sehari-hari.
Acara di Bekasi itu sendiri jadi ajang bagi peserta merasakan langsung perbedaan karakter keduanya. Mulai dari respons gas, posisi berkendara, hingga cara suspensi bekerja di medan tanah.