BOGOR — Pusat Kuliner dan Pasar Bersih Jambu Dua diresmikan dengan mengusung tema sentra kuliner sebagai daya tarik baru bagi pengunjung. Kawasan ini disiapkan sebagai ruang baru bagi warga untuk berbelanja sekaligus menikmati beragam kuliner.
Peresmian dan syukuran bersama dihadiri Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim serta Direktur Utama PT BAM HM Ages. Proses persiapan kawasan berlangsung kurang lebih empat bulan sebelum akhirnya dibuka untuk umum.
184 Tenan Terisi, Kunjungan Tembus 1.800 Orang per Hari
Sebanyak 184 tenan tercatat berpartisipasi di sentra kuliner ini. Antusiasme datang dari masyarakat berbagai wilayah, mulai Jabodetabek hingga Sukabumi.
Lonjakan kunjungan terjadi sejak kawasan difungsikan sebagai pusat kuliner. Rata-rata 1.800 pengunjung per hari datang ke Pasar Jambu 2, dengan puncak keramaian pada akhir pekan.
“Pasar kuliner Jambu 2 ini adalah berkat doa dan kesabaran kita semua. Respons dari para pedagang sangat positif karena tarif sewa yang masih terjangkau dalam masa promosi,” ujar Dedie.
Wali Kota Minta Tata Letak dan Sirkulasi Udara Dibenahi
Dedie memberikan sejumlah catatan evaluasi kepada pihak pengelola. Sorotan utama menyangkut kenyamanan pengunjung, mulai dari penataan ulang tata letak meja hingga perbaikan sirkulasi udara.
Penerangan malam dan penyediaan hiburan musik akustik juga masuk dalam daftar perbaikan. Menurut Dedie, kawasan ini harus representatif karena pengunjung datang dari jarak jauh.
“Banyak pengunjung yang rela berjuang naik kereta jauh-jauh dari Jakarta, Tangerang, atau Sukabumi. Jadi tempatnya harus representatif. Kalau perlu tembok yang mengganggu dibongkar dan diratakan agar sirkulasi udara dan suasana pasar makin ramah bagi semua orang,” tegasnya.
Sewa Flat Rp200.000 per Bulan untuk Pedagang UMKM
PT BAM memprioritaskan pelaku UMKM lokal dengan menjaga harga sewa tetap terjangkau. Setelah masa promosi awal Rp1.000.000 untuk tiga bulan, tarif disesuaikan dengan skema flat sekitar Rp200.000 per bulan.
“Pasca-promosi awal Rp1.000.000 untuk tiga bulan, tarif sewa kini disesuaikan secara terjangkau dengan skema skema flat sekitar Rp200.000 per bulan agar pedagang tetap fokus berkembang,” jelas Ages.
Dari total kapasitas yang tersedia, masih ada sekitar 400 unit kios dan los kosong. Unit-unit tersebut siap menampung pelaku UMKM baru yang ingin bergabung.
Fasilitas Pendukung Terus Dibenahi
Pengelola memasang kipas angin berukuran besar untuk mengatasi udara panas di dalam kawasan. Smoking area khusus juga disediakan bagi pengunjung.
Lahan parkir diperluas hingga 3.000 meter persegi melalui proses cut and fill. Pembenahan fasilitas ini dilakukan bertahap seiring meningkatnya jumlah kunjungan.
Pemerintah Kota Bogor dan PD Pasar mendukung penuh kehadiran sentra kuliner ini. Jajaran ASN diwajibkan rutin berbelanja di produk-produk UMKM setempat.