BANDUNG — Nizza Agustina (14), santriwati asal Cianjur, meninggalkan kamar asrama putri Pondok Pesantren Al-Marhamah antara pukul 01.30–02.00 WIB pada Jumat (4/9/2026). Tiga teman sekamarnya baru menyadari kepergian Nizza setelah mereka terbangun dan mendapati kamar dalam keadaan kosong.
Hingga Sabtu (19/9/2026), atau dua pekan setelah kejadian, keberadaan Nizza belum juga terungkap. Ustaz Wawan Syamsul Muin, pimpinan Pontren Al-Marhamah, membenarkan bahwa pencarian yang dilakukan keluarga dan pengelola pondok belum membuahkan hasil.
"Betul, Nizza sudah 2 pekan menghilang hingga saat ini belum ditemukan. Pihak keluarga dan pengelola pontren yang terus mencari Nizza hingga saat ini belum diketahui keberadaannya," kata Wawan.
Pergi Tanpa Uang, Dokumen, dan Ponsel
Wawan menyebut ada sejumlah hal yang membuat pihaknya khawatir dengan kondisi Nizza. Santriwati itu meninggalkan pondok tanpa membawa uang, dokumen identitas, maupun telepon seluler.
Waktu kepergiannya pun tak lazim. Nizza keluar dari kamar asrama pada dini hari, saat teman-temannya tengah tidur pulas.
"Menghilangnya (pergi) Nizza ini saya khawatir. Selain tak bawa uang, dokumen dan HP, juga perginya pukul 02.00 WIB dini hari," ujar Wawan.
Keluarga di Cianjur Terus Mencari ke Berbagai Daerah
Keluarga Nizza yang berbasis di Cianjur disebut Wawan tengah resah menanti kabar. Mereka berupaya mencari Nizza ke sejumlah lokasi, tidak hanya di Cianjur.
"Masih belum ada laratan dimana Nizza. Pihak keluarga Nizza yang kini resah masih terus berusaha mencarinya baik di Cianjur atau pun daerah lainnya," ungkap Wawan.
Wawan menyampaikan harapan agar Nizza segera ditemukan dalam keadaan sehat dan selamat. Ia juga menitipkan pesan dalam bahasa Sunda kepada santriwatinya itu.
"Jujur, dua minggon Nizza teu aya laratan pikahariwangeun. Di mana geulis, geura uih mamah sareng bapa ngantosan. Mugia we Nizza enggal kapendak kalayan sehat tur salamet," ungkap Wawan.
Pencarian Belum Menemukan Titik Terang
Sejak kepergian Nizza pada 4 September 2026, belum ada informasi yang mengarah pada keberadaannya. Keluarga dan pengelola pondok berharap ada pihak yang mengenali atau melihat Nizza dan melaporkannya.
Nizza merupakan santriwati Pontren Al-Marhamah yang berlokasi di Kampung Sadang RW 11, Desa Cinunuk. Kasus ini masih dalam upaya pencarian, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan penanganannya.