Pencarian

9 Kuliner Legendaris Bandung yang Masih Eksis

Kamis, 24 September 2026 • 17:07:01 WIB
9 Kuliner Legendaris Bandung yang Masih Eksis
Interior Toko Roti Sumber Hidangan yang berdiri sejak 1929 masih mempertahankan nuansa era kolonial.

JAWA BARAT — Kota Bandung menyimpan banyak warung dan toko makanan yang bertahan lintas generasi, bahkan sejak era 1920-an. Sebagian masih mempertahankan resep asli, interior tempo dulu, hingga harga yang bersahabat. Berikut sembilan tempat makan legendaris yang bisa jadi tujuan wisata kuliner.

Deretan kuliner di bawah ini bukan sekadar tempat makan biasa. Usianya sudah puluhan tahun, dikelola turun-temurun, dan tetap jadi langganan warga Bandung maupun wisatawan. Lokasinya tersebar di kawasan Braga, Astanaanyar, hingga Bandung Wetan.

1. Toko Roti Sumber Hidangan

Berdiri sejak 1929 dengan nama awal Het Snoephuis, toko ini menyajikan aneka roti dan kue bergaya Belanda. Interior serta furniturnya masih bernuansa era kolonial, jadi pengunjung seolah dibawa ke Bandung masa lampau.

Lokasinya di Jl. Braga No.20-22, buka 09.30-15.30 WIB dan tutup setiap Minggu. Kisaran harga Rp25.000-Rp50.000.

2. Warung Kopi Purnama

Eksis sejak 1930, kedai ini jadi langganan pencinta kopi klasik. Menu favoritnya kopi hitam dan roti selai srikaya homemade. Suasananya sederhana, cocok untuk bernostalgia.

Alamatnya di Jl. Alkateri No.22, Braga, buka 06.30-22.00 WIB. Harga menu Rp25.000-Rp50.000.

3. Toko Roti Sidodadi

Didirikan Hiendrawan Kosasih pada 1954, toko ini lahir dari niat menyediakan roti yang terjangkau. Roti jadul bertekstur padat jadi ciri khasnya, dengan isian kelapa, kismis, cokelat, hingga varian manis dan asin.

Berlokasi di Jl. Otto Iskandar Dinata No.255, buka 10.00-20.00 WIB. Harga rotinya sekitar Rp5.000.

4. Mie Kocok Mang Dadeng

Beroperasi sejak 1953, awalnya dijajakan pakai gerobak sebelum akhirnya punya beberapa cabang. Kuah kaldunya ringan tapi kaya rasa, ditemani kikil lembut. Ada juga sop kaki sapi dengan potongan besar dan sumsum gurih.

Alamatnya di Jl. K.H. Ahmad Dahlan No.67, buka setiap hari 09.00-22.00 WIB. Harga Rp35.000-Rp47.000.

5. Rumah Makan Linggarjati

Tempat makan ini bertahan sejak dekade 1950-an dan dikenal lewat bakmi serta yamien khas Bandung. Mienya dibuat sendiri, jadi teksturnya khas. Setelah makan, coba es alpukat sebagai penutup.

Lokasinya di Jl. Balonggede No.1, buka 08.00-19.00 WIB. Kisaran harga Rp50.000-Rp125.000.

6. Lotek Kalipah Apo 42

Berdiri sejak 1953, warung ini tetap setia dengan bumbu kacang kental dan gurih. Selain lotek, tersedia kolak dan rujak buah. Pergantian generasi tak mengubah karakter rasanya.

Alamatnya di Jl. Kalipah Apo No.42, buka 09.00-16.30 WIB dan tutup Selasa. Harga Rp25.000-Rp50.000.

7. Kupat Tahu Gempol

Sejak 1965, kuliner ini dikelola turun-temurun. Isinya potongan ketupat dan tahu yang disiram bumbu kacang manis gurih bertekstur halus. Porsinya pas untuk sarapan.

Berlokasi di Jl. Gempol Kulon No.53, buka 06.00-12.00 WIB. Harganya Rp15.000-Rp25.000.

8. Lontong Kari Kebon Karet

Berdiri sejak 1966, tempat ini jadi tujuan sarapan legendaris di Bandung. Kuah karinya kaya rempah, kental, dan gurih, disajikan dengan daging sapi atau telur.

Alamatnya di Jl. Otto Iskandar Dinata, Jl. Kb. Karet No.28, buka 06.00-18.00 WIB. Harga Rp25.000-Rp50.000.

9. Batagor Kingsley

Ikon kuliner Bandung yang berdiri sejak 1982-an ini terkenal lewat batagor dan siomaynya yang padat dan lembut. Rasa ikan tenggirinya kuat, apalagi saat disiram bumbu kacang kental. Tersedia kemasan frozen untuk oleh-oleh.

Lokasinya di Jl. Veteran No.25, buka 08.30-19.30 WIB.

Sembilan tempat ini membuktikan kuliner Bandung tak cuma soal tren sesaat. Resep yang dijaga lintas generasi jadi alasan mereka tetap ramai hingga kini.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks