Pencarian

SMAN 1 Sumedang Gelar Karnaval Pancawaluya dan Festival Budaya Jabar Sambut HUT ke-68

Rabu, 30 September 2026 • 12:02:02 WIB
SMAN 1 Sumedang Gelar Karnaval Pancawaluya dan Festival Budaya Jabar Sambut HUT ke-68
Kepala SMAN 1 Sumedang menggunting pita sebagai tanda pelepasan peserta Karnaval Pancawaluya.

SUMEDANG — Karnaval Pancawaluya menyusuri rute protokol di pusat kota Sumedang. Pelepasan peserta ditandai pengguntingan pita oleh Kepala SMAN 1 Sumedang yang didampingi jajaran dewan guru.

Para pelajar berjalan kaki dari halaman sekolah menuju Jalan Pangeran Geusan Ulun, Jalan Pangeran Soeriatmadja, Jalan Raden Suyud, lalu memutar kembali lewat Jalan Pangeran Geusan Ulun sebelum finish di sekolah. Warga yang menyaksikan di sepanjang rute tampak antusias menyambut kemeriahan tersebut.

Karnaval Jadi Magnet Rangkaian Milad

Ketua Pelaksana HUT ke-68 SMAN 1 Sumedang, Alfian Rizky Noerdian, menyebut Karnaval Pancawaluya sebagai magnet tersendiri dalam perayaan milad tahun ini. Berbagai agenda padat telah digelar sejak awal September lalu.

Rangkaian itu meliputi kompetisi olahraga internal, aksi sosial berupa khitanan massal dan bakti sosial, hingga simulasi mitigasi bencana. "Selanjutnya hari Selasa ada kegiatan olahraga guru. Hari ini Rabu ada Baskaranaya Festival, di antaranya kegiatan karnaval dan perlombaan talent show. Besok, Kamis 1 Oktober, merupakan puncak rangkaian perayaan ulang tahun ke-68," ujar Alfian.

Konsep Elemental dan Nilai Pancawaluya

Perayaan tahun ini mengusung konsep "elemental" yang diselaraskan dengan nilai-nilai karakter luhur Pancawaluya: cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Nilai-nilai itu diimplementasikan secara nyata dalam setiap agenda kegiatan.

Semarak HUT kali ini melibatkan seluruh elemen warga sekolah, mulai dari siswa, guru, hingga staf kependidikan. Dukungan juga datang dari lingkungan eksternal sekolah.

"Perbedaan dari tahun-tahun sebelumnya, pada Rabu 30 September ini ada kegiatan Karnaval Pancawaluya yang menampilkan kesenian-kesenian daerah Jawa Barat untuk diperkenalkan kepada masyarakat sekitar," tutur Alfian.

Edukasi Pelestarian Budaya Sunda

Selain sebagai hiburan rakyat, kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukatif agar generasi muda semakin mencintai dan bangga terhadap warisan budaya Sunda. Pelibatan siswa dalam karnaval dinilai menjadi cara konkret memperkenalkan kesenian daerah kepada masyarakat sekitar.

Menutup rangkaian perayaan jelang usia matang ini, Alfian memanjatkan harapan besar bagi almamater tercintanya. "Harapan saya pribadi, semoga SMA Negeri 1 Sumedang semakin maju, berkembang, mencatat prestasi-prestasi yang lebih banyak lagi, dan terus melahirkan generasi penerus bangsa yang handal," pungkasnya.

Follow bumipasundan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kapol.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks