JAWA BARAT — Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan menargetkan jalan tol Indonesia bersih dari truk over dimension over load pada 1 Januari 2027. Data yang diterima Kemenko Infra menyebut satu dari empat truk melanggar aturan ODOL. Target ini menjadi tonggak keempat setelah tiga kali penundaan sejak 2017.
Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar Kemenko Infra Nazib Faizal menyampaikan target tersebut dalam Indonesia International Sustainability Forum 2026 di Jakarta, Rabu (7/10). Menurut Nazib, pemerintah tidak ingin lagi melihat kendaraan angkutan barang melebihi dimensi dan muatan melintas di jalan tol.
"Kita targetkan paling sedikit 1 Januari 2027 itu di jalan tol sudah tidak ada ODOL," ujar Nazib, dikutip Antara.
Jalan Tol Cikampek Jadi Titik Rawan Kecelakaan Truk
Nazib menyoroti tingginya angka kejadian di Jalan Tol Cikampek. Berdasarkan data yang ia terima, rata-rata terjadi tiga kecelakaan per hari di ruas tersebut, dengan kasus paling sering berupa truk patah as.
"Jadi, kalau yang sering ke Jalan Tol Cikampek, kalau mengantuk lebih baik berhenti karena berdasarkan data yang saya terima per hari itu di tol Cikampek ada tiga kejadian atau kecelakaan," ucap Nazib.
Ia juga mengingatkan bahwa satu dari empat truk yang melintas dipastikan melanggar aturan ODOL. Angka itu menjadi dasar pemerintah mempercepat penindakan sebelum tenggat 2027.
Zero ODOL Sempat Tiga Kali Mundur
Kebijakan Zero ODOL sebenarnya sudah lama direncanakan. Pemerintah sempat menargetkan penerapannya pada 2017, lalu mundur ke 2019. Target berikutnya pada 1 Januari 2023 juga tidak terealisasi, hingga akhirnya ditetapkan berlaku efektif mulai 2027.
Penundaan berulang itu membuat pemerintah menyiapkan perangkat pengawasan yang lebih matang, bukan sekadar mengandalkan razia manual di lapangan.
Lima Kendaraan Khusus Kamera ANPR dan WIM Disiapkan Korlantas
Korlantas Polri telah menyiapkan lima kendaraan khusus berkamera Automatic Number Plate Recognition dan berteknologi Weight in Motion yang terintegrasi dengan ETLE Nasional. Satu unit dioperasikan Korlantas, sedangkan empat lainnya disebar ke Polda Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.
Teknologi WIM memungkinkan pengukuran beban kendaraan saat melintas tanpa harus menghentikannya. Data berat dan dimensi langsung dikirim ke sistem penindakan elektronik.
Integrasi Data Kemenhub Capai 98 Persen
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan menyebut integrasi data angkutan barang dan logistik sebagai bagian persiapan Zero ODOL telah mencapai 98 persen. Hal itu disampaikan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR RI, Kamis (3/9).
Aan mengatakan pemerintah menjalankan sejumlah langkah sesuai rencana aksi Zero ODOL, mulai dari integrasi data, digitalisasi pengawasan dan penegakan hukum, hingga penyiapan regulasi. Kemenhub juga telah menguji coba digitalisasi pengawasan terhadap kendaraan angkutan barang.
BPJT Tambah 10 Titik WIM di Jalan Tol
Badan Pengatur Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum siap menambah pemasangan 10 weigh in motion di jalan tol. Kepala BPJT Ni Komang Rasminiati mengatakan penambahan itu untuk mendukung pengawasan dan penindakan kendaraan ODOL.
Menurut Ni Komang, WIM tersebut diintegrasikan dengan Electronic Traffic Law Enforcement milik Kepolisian dan Bukti Lulus Uji Elektronik milik Kementerian Perhubungan. Integrasi tiga sistem itu diharapkan membuat penindakan kendaraan ODOL berjalan lebih efisien.
Kementerian PU berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan dan Kepolisian untuk memastikan penindakan berjalan sesuai tenggat 1 Januari 2027.