SUKABUMI — Peringatan Hari Perhubungan Nasional 2026 di lingkungan Dishub Kota Sukabumi menjadi ajang evaluasi capaian sekaligus pemetaan target pendapatan. Realisasi PAD yang sudah melewati target membuat dinas ini membuka opsi menaikkan proyeksi hingga Rp 2 miliar lewat perubahan anggaran.
Kepala Dishub Kota Sukabumi Iskandar Ifhan menyebut capaian itu sebagai hasil pengelolaan yang berjalan sesuai rencana. "Alhamdulillah, target terlampaui. Mudah-mudahan bisa sampai Rp 2 miliar," ungkapnya dalam peringatan Harhubnas, Senin (28/9).
Parkir Kawasan Padat Jadi Sumber PAD Berikutnya
Wakil Wali Kota Bobby Maulana menilai penerimaan dari sektor perhubungan masih menyimpan ruang besar yang belum tergarap. Kawasan padat aktivitas seperti Jalan Ahmad Yani disebut sebagai prioritas pengelolaan parkir ke depan.
Pemkot tidak menutup diri bekerja sama dengan pihak swasta. Pengelola City Mall Sukabumi disebut telah dijajaki untuk pemanfaatan kantong parkir di sekitar kawasan tersebut.
"Potensi PAD masih besar, tapi harus dikelola intens," tegas Bobby.
Keselamatan Tetap Jadi Output Utama Dishub
Di sisi lain, Iskandar menegaskan bahwa capaian pendapatan bukan satu-satunya ukuran kinerja. Dinas menempatkan keselamatan pengguna transportasi sebagai hasil akhir yang harus dijaga.
"Output dari kita adalah keselamatan. Fokusnya bagaimana pengguna transportasi tetap aman, nyaman, dan selamat," katanya.
Peringatan Harhubnas 2026 juga dipakai untuk mengevaluasi pelayanan transportasi yang menyentuh aktivitas harian warga, mulai dari ekonomi, pendidikan, hingga aksesibilitas antarwilayah.
Perubahan Anggaran Jadi Jalur Naikkan Target
Dishub Kota Sukabumi membuka peluang me