Kejagung Geledah Ruang Pimpinan BGN Sejak Dini Hari, Seluruh Pegawai Dilarang Masuk Lantai 2

Penulis: Luthfi Hakim  •  Rabu, 03 Juni 2026 | 12:17:31 WIB
Penyidik Kejaksaan Agung menggeledah ruang pimpinan Badan Gizi Nasional sejak dini hari Kamis (13/2).

JAKARTA — Penyidik Kejaksaan Agung menggeledah ruang pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN) sejak Kamis (13/2) dini hari. Operasi penggeledahan ini berlangsung di tengah proses transisi kepemimpinan di lembaga yang menangani urusan gizi nasional tersebut.

Tak ada satu pun pegawai yang diizinkan mengakses lantai 2 gedung BGN sejak pukul 04.00 WIB. Sejumlah mobil dinas dan kendaraan operasional Kejagung terlihat berjejer di halaman kantor. Petugas berseragam dinas dan berpakaian preman lalu lalang di sekitar area yang disterilkan.

Mengapa Penggeledahan Berlangsung di Dini Hari?

Sumber internal BGN menyebut bahwa penggeledahan dilakukan secara mendadak. "Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Semua pegawai diminta tetap di lantai 1 dan tidak naik ke atas," ujar seorang pegawai yang enggan disebut namanya.

Pemilihan waktu subuh ini dinilai strategis untuk mengamankan dokumen dan barang bukti sebelum aktivitas kantor dimulai. Langkah serupa kerap ditempuh Kejagung dalam operasi penindakan perkara korupsi besar.

Pergantian Pimpinan BGN: Momentum Kritis

Penggeledahan ini terjadi tepat saat BGN tengah bersiap menghadapi transisi kepemimpinan. Proses serah terima jabatan antara pejabat lama dan baru belum rampung secara administratif.

Kondisi ini membuat sejumlah dokumen dan kebijakan strategis—termasuk alokasi anggaran program gizi—masih berada dalam masa transisi. Kejagung belum merilis pernyataan resmi terkait materi penggeledahan atau perkara yang mendasarinya.

Apa Isi Ruang Pimpinan yang Digeledah?

Ruang pimpinan yang menjadi target penggeledahan merupakan area kerja eselon I BGN. Di lantai 2 tersebut, terdapat ruang kerja deputi dan kepala BGN beserta ruang rapat pimpinan.

Sejumlah dokumen dan perangkat elektronik dilaporkan dibawa keluar oleh petugas. Namun, belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah dan jenis barang bukti yang diamankan.

Langkah Kejagung Selanjutnya: Belum Ada Pernyataan Resmi

Hingga siang hari, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung belum memberikan keterangan pers. Juru bicara BGN juga belum merilis pernyataan resmi terkait penggeledahan ini.

Publik dan pegawai BGN kini menunggu perkembangan penyidikan. Jika penggeledahan ini terkait dugaan korupsi, Kejagung diharapkan segera mengumumkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam waktu dekat.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: radarbogor.jawapos.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top