Nobar Final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun dan Stadion Pakansari Bogor Dongkrak Omzet UMKM, Bupati Buka Akses Videotron

Penulis: Jefri Siahaan  •  Senin, 20 Juli 2026 | 19:23:01 WIB
Ribuan warga memadati Alun-Alun Kabupaten Bogor dan Stadion Pakansari untuk menyaksikan nobar final Piala Dunia 2026.

BOGOR — Kerumunan warga yang menyaksikan laga final Piala Dunia 2026 di Alun-Alun Kabupaten Bogor dan Stadion Pakansari menjadi berkah tersendiri bagi pedagang kaki lima dan pelaku UMKM setempat. Aktivitas jual beli makanan, minuman, hingga atribut pendukung tim meningkat signifikan selama pertandingan berlangsung.

Pemkab Buka Akses Videotron untuk Ruang Publik

Bupati Bogor Rudy Susmanto menyatakan, pemanfaatan fasilitas publik untuk kegiatan masyarakat tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. “Kami ingin fasilitas publik yang tersedia benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, baik sebagai tempat berkumpul maupun sebagai ruang yang mampu menggerakkan ekonomi warga,” ujar Rudy.

Sejak awal penyelenggaraan Piala Dunia 2026, Pemkab Bogor telah membuka akses sejumlah videotron milik pemerintah. Kebijakan ini memungkinkan komunitas dan keluarga menikmati pertandingan di ruang terbuka tanpa biaya.

Dua Titik Nobar Paling Ramai: Alun-Alun dan Stadion Pakansari

Antusiasme warga terlihat jelas di dua kawasan utama. Alun-Alun Kabupaten Bogor dan Stadion Pakansari dipadati penonton yang datang bersama keluarga maupun komunitas. Suasana meriah bertahan hingga pertandingan usai, mendorong perputaran uang di warung-warung sekitar.

Para pedagang melaporkan peningkatan omzet hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa. Menu seperti mi instan, gorengan, kopi, dan minuman ringan menjadi primadona selama acara nobar.

Dampak Ekonomi Langsung ke Pelaku Usaha Kecil

Para pelaku UMKM yang biasa berjualan di sekitar alun-alun dan stadion mengaku terbantu dengan adanya agenda nobar. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan untuk sewa tempat karena keramaian sudah datang dengan sendirinya.

Pemkab Bogor berencana melanjutkan pola pemanfaatan ruang publik serupa untuk agenda olahraga atau budaya lain ke depan. Langkah ini dianggap sebagai strategi efektif menghidupkan ekonomi lokal tanpa mengganggu fungsi utama fasilitas umum.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: bogor-today.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top