Kepala Desa Legok Cidahu Meninggal Dunia setelah 18,5 Tahun Mengabdi, Sempat Alami Serangan Jantung

Penulis: Jefri Siahaan  •  Sabtu, 25 Juli 2026 | 17:29:01 WIB

KUNINGAN — Kepala Desa Legok, Kecamatan Cidahu, Ateng, meninggal dunia pada Jumat (24/7/2026) dini hari setelah mengabdi selama 18,5 tahun sebagai kepala desa. Almarhum tutup usia sekitar pukul 02.00 WIB akibat serangan jantung yang dialami pada awal pekan ini.

Kasi Pemerintahan Desa Legok, Wawan Mardiansyah, membenarkan kabar duka tersebut. Menurut Wawan, almarhum seharusnya baru akan menyelesaikan masa tugasnya pada Desember 2027 mendatang.

“Tugasna dugi Desember 2027 (tugas Kuwu selesai pada Desember 2027),” ujarnya, Jumat (24/7/2026).

Rencana Purna Tugas yang Tertunda

Ateng telah memimpin Desa Legok lebih dari satu dekade. Rencana purna tugas yang jatuh pada akhir 2027 kini tak sempat ia jalani. Warga dan perangkat desa kehilangan sosok pemimpin yang telah lama mengabdi.

Wawan mengaku pihak Pemerintah Desa Legok sangat kehilangan atas kepergian almarhum. Hal yang sama dirasakan oleh warga setempat. “Pemdes menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya pada almarhum Kuwu Ateng, yang selama ini sudah mengabdikan diri untuk Desa Legok,” katanya.

Kronologi Meninggalnya Sang Kuwu

Almarhum diketahui mengalami serangan jantung pada awal pekan ini dan sempat mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Namun kondisinya terus menurun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir di kediamannya.

Proses pemakaman direncanakan berlangsung setelah salat Jumat di pemakaman umum Desa Legok. Warga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan mendoakan almarhum.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: kuninganmass.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top