JAWA BARAT — Kepastian ini disampaikan Lee Chong Wei di tengah proses seleksi internal yang tengah berjalan di Persatuan Badminton Malaysia (BAM). Nova Widianto, pelatih asal Indonesia, sebelumnya memutuskan mengakhiri kerja samanya dengan BAM, meninggalkan sektor ganda campuran yang tengah dalam masa pembangunan kembali.
Lee Chong Wei menegaskan bahwa kualitas kandidat jauh lebih penting daripada kecepatan penunjukan. Ia tidak ingin BAM mengulang kesalahan dengan merekrut pelatih secara tergesa-gesa, yang berisiko gagal membangun sinergi dengan pemain.
"Kami tidak ingin terburu-buru. Yang terpenting adalah mendapatkan pelatih yang tepat untuk membimbing para pemain ganda campuran kami," ujar Lee Chong Wei dalam keterangannya, dikutip dari wawancara eksklusif media Malaysia.
Nova Widianto, yang merupakan legenda ganda campuran Indonesia, dikenal berhasil merombak pola latihan dan mentalitas pemain muda Malaysia. Namun, hasil di lapangan belum sepenuhnya konsisten, terutama di turnamen-turnamen level BWF World Tour Super 500 ke atas.
Kini, BAM harus memutar otak mencari figur yang mampu melanjutkan pondasi yang sudah dibangun sekaligus memecahkan kebuntuan prestasi. Sektor ganda campuran Malaysia saat ini bertumpu pada pasangan muda seperti Chen Tang Jie dan Toh Ee Wei, yang kerap tampil impresif namun belum mampu menembus final turnamen besar secara reguler.
Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan posisi tersebut, baik dari kalangan pelatih lokal maupun asing. Namun, Lee Chong Wei menegaskan bahwa BAM memiliki kriteria khusus yang tidak hanya melihat rekam jejak sebagai pemain atau pelatih, tetapi juga kemampuan berkomunikasi dan membaca perkembangan permainan lawan.
Proses seleksi disebut akan melibatkan pemantauan langsung terhadap calon pelatih, termasuk bagaimana mereka menangani sesi latihan dan interaksi dengan pemain. BAM tidak menutup kemungkinan memberikan kesempatan kepada pelatih lokal untuk membuktikan diri sebelum mencari opsi dari luar negeri.
Keputusan yang tidak terburu-buru ini juga mempertimbangkan target jangka panjang. BAM ingin memastikan pelatih anyar nantinya memiliki waktu cukup untuk membangun regenerasi pemain, bukan hanya mengejar hasil instan di turnamen terdekat.
Dengan sisa waktu menuju Olimpiade Los Angeles 2028, BAM menilai masih ada ruang untuk melakukan pembenahan fundamental. Publik Malaysia berharap keputusan yang diambil Lee Chong Wei dan timnya kali ini mampu mengembalikan kejayaan ganda campuran Negeri Jiran di kancah internasional.