BNI Private Raup Pertumbuhan 21 Persen, Kukuhkan Posisi Bank Terbaik untuk Kelola Kekayaan Nasabah Tajir

Penulis: Luthfi Hakim  •  Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:56:31 WIB
BNI Private mencatat pertumbuhan aset kelolaan 21 persen dan meraih penghargaan The Best Private Bank in Indonesia dari The Asset.

JAWA BARAT — Pertumbuhan BNI Private tidak hanya berhenti pada angka. Pengelolaan kekayaan untuk nasabah high net worth individual (HNWI) ini juga baru saja mengantongi pengakuan internasional. The Asset, sebuah lembaga rating terkemuka asal Asia, menganugerahkan gelar The Best Private Bank in Indonesia kepada BNI. Penghargaan ini menjadi validasi atas strategi perseroan yang tak sekadar mengejar pertumbuhan, tetapi juga membangun ekosistem layanan yang komprehensif.

Mesin Pertumbuhan dari Layanan Eksklusif dan Lintas Negara

Lonjakan AUM dan DPK tersebut, menurut jajaran direksi, adalah buah dari kepercayaan nasabah terhadap kapabilitas BNI dalam mengelola kekayaan secara optimal. BNI Private menyediakan solusi yang mencakup produk simpanan seperti tabungan, giro, dan deposito, plus berbagai instrumen investasi. Nasabah bisa memilih obligasi pemerintah dan korporasi, reksa dana, referral saham, hingga produk treasury dan derivatif yang disesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana menegaskan, pengakuan internasional itu memacu pihaknya untuk terus berinovasi.

"Pengakuan sebagai The Best Private Bank in Indonesia semakin memotivasi kami untuk terus menghadirkan layanan yang lebih dari sekadar pengelolaan kekayaan, tetapi juga inovatif, komprehensif, dan berstandar global," ujar Steven dalam keterangan tertulis, dikutip baru-baru ini.

Strategi BNI tidak berhenti pada penjualan produk. Perseroan gencar memperkuat proposisi layanan lewat pengembangan wealth management lintas negara. Langkah ini penting untuk melayani nasabah yang memiliki aset di berbagai yurisdiksi. Selain itu, BNI memperluas layanan pada ekosistem korporasi, memastikan para pemilik usaha mendapatkan solusi keuangan yang terintegrasi antara kebutuhan bisnis dan pengelolaan kekayaan pribadi.

Bukan Sekadar Warisan, tapi Kesinambungan Generasi

Ada gebrakan lain yang menarik dicermati: program Next-Gen Community. Ini bukan sekadar program loyalitas biasa. Lewat inisiatif ini, BNI berupaya membangun hubungan jangka panjang tidak hanya dengan nasabah inti, tetapi juga dengan generasi penerusnya. Pendekatan ini menunjukkan pergeseran paradigma—dari sekadar mengembangkan nilai kekayaan, BNI kini juga berfokus pada menjaga kesinambungan aset dan perencanaan lintas generasi.

Langkah ini menjawab kebutuhan nyata para HNWI di Indonesia yang kerap dihadapkan pada tantangan suksesi bisnis dan keluarga. BNI ingin memastikan peralihan aset dari generasi pertama ke generasi berikutnya berjalan mulus, tanpa menggerus nilai kekayaan yang telah dibangun.

Target Jangka Panjang: Menjadi Mitra Utama HNWI

Ke depan, BNI berkomitmen memperkuat kapabilitas wealth management melalui inovasi produk dan layanan. Pengembangan advisory yang lebih komprehensif juga menjadi fokus utama, memastikan nasabah mendapatkan pendampingan yang mendalam, bukan sekadar saran investasi permukaan.

Pemanfaatan jaringan internasional BNI menjadi senjata pamungkas. Dengan jangkauan global yang dimiliki, perseroan berpeluang menghadirkan solusi pengelolaan kekayaan yang menyeluruh bagi nasabah yang mobilitasnya tinggi. Semua upaya ini diarahkan untuk memperkokoh posisi BNI Private sebagai mitra terpercaya sekaligus memperluas kontribusi bisnis wealth management terhadap pertumbuhan perseroan secara keseluruhan.

Dengan pertumbuhan AUM yang mencapai 21 persen dan pengakuan dari The Asset, BNI Private menunjukkan bahwa segmen layanan ini bukan lagi bisnis sampingan. Ia telah menjadi salah satu mesin pertumbuhan yang signifikan bagi kinerja BNI di tengah persaingan industri perbankan yang semakin ketat.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: indonesiainfo.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top