JAWA BARAT — Laga yang berlangsung di Stadion Srikandi, Jakarta, pada Senin (16/2/2026) itu berjalan sengit sejak menit awal. Meski tampil tanpa beban, anak asuh pelatih kepala timnas putri U-16, Rully Nere, justru tampil percaya diri dan mampu menguasai ritme permainan melawan tim yang secara peringkat lebih diunggulkan.
Tim Merah Putih memecah kebuntuan lebih dulu di penghujung babak pertama. Memanfaatkan skema serangan balik cepat, penyerang sayap Indonesia melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dihalau kiper Thailand. Gol tersebut mengubah strategi lawan yang terpaksa keluar menekan sejak awal babak kedua.
Alih-alih menyamakan kedudukan, Thailand malah kebobolan lagi melalui sundulan kepala pemain pengganti pada menit ke-70. Sampai peluit panjang dibunyikan, keunggulan 2-0 untuk Indonesia bertahan.
Pelatih timnas Thailand Putri U-16, Thidarat Wiwasukhu, tak segan memberikan pujian kepada lawannya. Ia menilai kekalahan timnya terjadi karena Indonesia tampil lebih efektif dan disiplin dalam bertahan.
"Tim Indonesia bermain sangat baik hari ini. Mereka punya organisasi permainan yang rapi dan memanfaatkan setiap peluang dengan maksimal. Kami harus mengakui keunggulan mereka," ujar Thidarat dalam konferensi pers usai pertandingan.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk menghadapi laga kedua Grup B. Kepercayaan diri para pemain muda diyakini meningkat signifikan setelah mampu mengalahkan tim sekaliber Thailand di ajang internasional.
Bagi Thailand, kekalahan ini menjadi pekerjaan rumah besar. Thidarat menegaskan timnya akan melakukan evaluasi total, terutama di lini pertahanan yang terlihat rapuh saat menghadapi tekanan cepat lawan.
Turnamen Srikandi Merdeka Cup 2026 diikuti oleh empat negara dan menjadi ajang pemanasan penting bagi timnas putri U-16 menjelang kualifikasi Piala Asia. Dengan kemenangan ini, peluang Indonesia untuk lolos dari fase grup terbuka lebar.