CIKARANG — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa posisi Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri utama dengan tingkat upah relatif tinggi di Jabar telah mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Namun, ia mengingatkan agar laju industri tidak mengabaikan aspek lingkungan.
"Namun pertumbuhan industri harus terus diimbangi dengan perhatian terhadap lingkungan, ruang terbuka hijau, persawahan, sungai dan kawasan permukiman agar pembangunan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Dedi Mulyadi di Cikarang, Sabtu.
Gubernur yang akrab disapa KDM itu menyoroti sejumlah persoalan yang harus menjadi perhatian Pemkab Bekasi. Ia menyebut penataan kawasan permukiman, pengelolaan sampah, kebersihan sungai, serta penghijauan sebagai prioritas utama.
Selain itu, perlindungan terhadap kawasan yang masih memiliki fungsi pertanian maupun ekologi juga dinilai penting. Hal ini agar pembangunan industri tidak menghilangkan daya dukung alam yang ada di wilayah penyangga Jakarta tersebut.
Di sisi lain, Dedi Mulyadi mendorong penguatan pembangunan SDM agar masyarakat lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri. Ia menargetkan generasi muda Bekasi mampu mengambil peran lebih besar di kawasan industrinya sendiri.
"Anak-anak Bekasi harus dipersiapkan menjadi tenaga kerja terampil dan bagian dari kelas menengah baru, sehingga masyarakat lokal dapat mengambil peran lebih besar dalam perkembangan industri di daerahnya," ujarnya.
Untuk mewujudkan hal itu, pendidikan vokasi menjadi kunci. KDM juga meminta akses pendidikan diperkuat melalui program beasiswa serta pengembangan keterampilan pada jenjang pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.
Selain fokus pada industri, Gubernur Jabar itu mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal dan kawasan perkampungan. Menurutnya, aktivitas ekonomi masyarakat harus tumbuh dan memberikan manfaat langsung bagi warga Kabupaten Bekasi.
"Bangun kampung-kampung yang memiliki karakter dan potensi ekonomi sendiri agar perputaran ekonomi masyarakat semakin kuat di Kabupaten Bekasi," kata Dedi Mulyadi.
Ia juga menyampaikan dukungan terhadap pembangunan fisik di Kabupaten Bekasi, khususnya infrastruktur yang memperkuat konektivitas antarwilayah. Hal ini dinilai penting untuk membuka akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi dan pelayanan publik.
Dedi Mulyadi berharap momentum Hari Jadi ke-76 menjadi semangat bersama untuk memperkuat pembangunan dengan tetap menjaga lingkungan, meningkatkan kualitas SDM, serta memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat yang semakin luas bagi masyarakat.
"Teruslah melangkah untuk mewujudkan pikiran, gagasan dan cita-cita bagi Kabupaten Bekasi," tutupnya.