JAKARTA — BRI tidak hanya berkonsentrasi di pusat aktivitas ekonomi. Dari total lebih dari 7.000 jaringan kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, sejumlah titik operasional justru berada di beranda terdepan negara. Kantor cabang di Gunung Sitoli, Abepura, Tahuna, dan Kupang menjadi bukti jangkauan layanan yang menembus batas geografis.
Di kawasan perbatasan, BRI mengoperasikan 20 unit kerja yang tersebar di tiga titik utama negara. Rinciannya, 14 unit di perbatasan Indonesia–Timor Leste, lima unit di perbatasan Indonesia–Malaysia, dan satu unit di perbatasan Indonesia–Papua Nugini.
Untuk wilayah pesisir dan kepulauan, BRI mengandalkan layanan perbankan terapung bernama Teras Kapal. Kapal-kapal ini mendatangi langsung masyarakat di pulau-pulau kecil yang tidak memiliki akses ke kantor bank fisik.
Saat ini terdapat empat unit Teras Kapal yang beroperasi. Bahtera Seva I melayani enam pulau di Kepulauan Seribu, Bahtera Seva II beroperasi di Halmahera Selatan, Bahtera Seva III menjangkau enam pulau di Kepulauan Anambas, dan Nera Seva melayani 10 pulau di Labuan Bajo.
Setiap kapal dilengkapi satu unit ATM serta petugas teller, customer service, dan petugas kredit mikro. Layanan yang tersedia meliputi setor dan tarik tunai, transfer, pembayaran tagihan, pembukaan rekening, hingga pengajuan pinjaman dan penyediaan tambahan kas bagi agen BRILink.
Kehadiran fisik tersebut berjalan beriringan dengan penguatan kanal digital. Super App BRImo telah digunakan oleh 49,7 juta pengguna hingga Juni 2026, memungkinkan nasabah melakukan transfer, pembayaran, dan pembelian selama 24 jam.
Di tingkat komunitas, sebanyak 1,13 juta agen BRILink menjadi perpanjangan tangan BRI di lebih dari 60.753 desa. Para agen ini melayani tarik tunai, setor tunai, transfer dana, dan pembayaran tagihan, sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat setempat. Dukungan lebih dari 19.000 ATM dan CRM melengkapi pilihan transaksi nasabah.
Direktur Operations BRI Hakim Putratama mengatakan perluasan akses layanan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kelancaran transaksi keuangan masyarakat di berbagai wilayah.
"BRI terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi BRI dan Danantara dalam mendorong transformasi layanan yang semakin berorientasi pada masyarakat. Salah satunya seperti program CX100 yang berfokus pada peningkatan customer experience melalui kualitas layanan yang semakin dekat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat," kata Hakim.
Strategi BRI dalam menjangkau pelosok negeri memadukan jaringan fisik dan digital untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan karakteristik geografis yang beragam. Mulai dari BRImo, BRILink Agen, hingga Teras Kapal, perusahaan berupaya memastikan keterbatasan jarak tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan keuangan.
Melalui semangat melayani hingga ke seluruh penjuru negeri, BRI bersama Danantara berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan yang relevan bagi masyarakat Indonesia, dari perbatasan terdepan hingga pulau terluar.